Pengertian Bilangan
Contoh: Jumlahan 20 Lingkaran
ooooo
ooooo =
2 0 = 20
ooooo |
| |
ooooo V
V |
| digit
digit V
V Angka
Bilangan
Perhitungan dalam ilmu matematika menggunakan beberapa sistem
bilangan, yang umumnya digunakan yaitu sistem bilangan bulat dan sistem
bilangan real.
B. Pengertian Sistem
Bilangan (Number System) dan Jenisnya
Sistem bilangan adalah suatu sistem yang berisi sekumpulan
bilangan yang telah didefinisikan karakteristiknya. Istilah sistem bilangan
dalam bahasa inggris yaitu "number system". Berdasarkan teori
bilangan dan himpunan, yang secara garis besar terdapat 5 jenis sistem bilangan
dalam ilmu matematika. Sebagaimana pada gambar di bawah dapat diketahui
bilangan kompleks (ℂ) memuat 4 sistem bilangan lain pada gambar yaitu bilangan real
(ℝ), bilangan rasional (ℚ),
bilangan bulat (ℤ), dan bilangan asli (ℕ).

Jenis-jenis Sistem Bilangan dalam Ilmu Matematika
1. Bilangan Asli (ℕ)
Berdasarkan kesepakatan matematikawan tradisional, bilangan asli adalah himpunan bagian dari sistem bilangan bulat yang merupakan bilangan bulat positif yang dimulai dari angka 1, yaitu {1, 2, 3, 4, …}. Ahli matematika menggunakan simbol ℕ untuk bilangan asli.
(*Khusus yang menekuni ilmu komputer) Berdasarkan kesepakatan ilmuwan ilmu komputer modern bilangan asli adalah himpunan bagian dari sistem bilangan bulat yang terdiri dari angka 0 dan bilangan bulat positif yaitu {0, 1, 2, 3, 4, ...}.
Di dalam bilangan asli juga ditemukan bilangan prima dan bilangan komposit.
2. Bilangan Bulat (ℤ)
Bilangan bulat adalah sistem bilangan yang merupakan himpunan dari semua bilangan (bukan pecahan) yang terdiri dari bilangan bulat negatif {…, -3, -2, -1}, nol {0}, dan bilangan bulat positif {1, 2, 3,…}. Ahli matematika menggunakan simbol ℤ untuk bilangan bulat.
Bilangan bulat = {..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, ...}
Dapat diketahui bilangan asli (ℕ) merupakan bagian dari bilangan bulat (ℤ).
Contoh:
2 = 2/1
-4 = -4/1
0.1 = 1/10
-0.2 = -2/10
-0.33 = -33/100
Dapat
diketahui bilangan bulat (ℤ) merupakan bagian dari bilangan rasional (ℚ).
Contoh:
π (phi) = 3,14159 26535 89793 ...
e (euler) = 2,7182818....
Kesimpulan:
Keterbatasan suatu jenis "Angka" menyebabkan "Angka" tersebut
tidak dapat digunakan oleh sistem bilangan di zaman yang lebih modern. Oleh
sebab itu "Angka" dan "Bilangan" sering
disamakan, karena pada dasarnya untuk melakukan suatu perhitungan matematika
selalu menggunakan suatu "Sistem Bilangan" dan
sistem itu dibuat berdasarkan angka yang sedang berlaku.
Misalnya, Angka romawi kuno hanya bisa menyimbolkan nilai bilangan bulat maksimum 3 999 atau MMMCMXCIX
Sedangkan, Angka romawi abad pertengahan hanya bisa menyimbolkan nilai bilangan bulat maksimum 3 999 9999 atau M̅M̅M̅C̅M̅X̅C̅I̅X̅CMXCIX
0 Response to "Bilangan, dan Jenis Sistem Bilangan"
Post a Comment