BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan suatu kebutuhan
yang sangat dasar bagi manusia. Dengan demikian manusia diharapkan dapat
menguasai perkembangan teknologi sehingga dapat mandiri dalam menghadapi
tantangan era globalisasi. Faktor penting dalam menunjang kelangsungan
hidup manusia sesuai dengan martabat manusiawi, manusia perlu mengetahui
bahkan menguasai banyak hal. Untuk itu manusia perlu belajar, karena hanya
dengan belajar manusia bisa mengembangkan minat, bakat dan kepribadian yang
sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Pendidikan selalu
berkaitan dengan proses belajar mengajar yang diarahkan untuk mempersiapkan
tenaga terlatih dan terdidik bagi kepentingan bangsa dan negera Indonesia.
Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh merupakan satu instansi pendidikan tinggi
yang ada di provinsi Aceh. Universitas Serambi Mekkah terdiri dari beberapa
fakultas salah satunya adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Sesuai dengan tujuan yang diharapkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
yaitu menciptakan tenaga-tenaga pendidik di bidang pendidikan tertentu yang
profesional.
Salah satu langkah yang
ditempuh Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan adalah dengan menetapkan mata
kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL). Melalui Program Pengalaman Lapangan
(PPL) ini diharapkan dapat menunjang tercapainya tujuan dari Fakultas tersebut.
Dalam suatu lembaga pendidikan terdapat jenjang-jenjang tertentu yang harus ditempuh
untuk menyelesaikan suatu proses pendidikan sebagaimana yang yang telah
ditetapkan oleh lembaga tersebut. Dalam mata kuliah Program
Pengalaman Lapangan (PPL), mahasiswa terjun langsung ke lapangan selama lebih
kurang empat bulan. Dengan melakukan Program Pengalaman Lapangan mahasiswa
dapat melatih sampai dimana kemampuannya serta menerapkan secara langsung
ilmu-ilmu yang pernah didapat selama kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan.
Untuk memantapkan
mahasiswa dalam rangka melaksanakan program pengalaman lapangan ini, terlebih
dahulu mahasiswa melakukan micro teaching yang berlangsung selama satu
semester. Dalam micro teaching, yang menjadi peserta didik adalah teman
mahasiswa itu sendiri dan lebih menekankan pada teoritas materi yang diajarkan.
Jadi pengajaran micro teaching merupakan satu cara yang baik untuk melatih
calon guru menggunakan berbagai keterampilan mengajar sebelum melaksanakan
praktik mengajar di sekolah latihan.
Salah satu lembaga
pendidikan yang menampung mahasiswa Praktikan Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh adalah SMP Negeri 3 Ingin Jaya.
Pelaksanaan PPL di SMP Negeri 3 Ingin Jaya berlangsung sejak penempatan yaitu
bulan januari
2013 sampai dengan bulan Mei
2013.
B. Tujuan
Tujuan yang diharapkan dari pelaksanaan Program
Pengalaman Lapangan (PPL) terbagi atas tujuan umum dan tujuan khusus
sebagaimana tersebut dibawah ini:
1. Tujuan
Umum
a. Memberikan
kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam
mengaplikasikan teori pengelolaan kegiatan belajar mengajar.
b. Meningkatkan
kompetensi professional guru dalam hal pengelolaan kegiatan belajar mengajar.
c. Mendorong
para mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk senantiasa
berwawasan diri atas kegiatan professional, sebagai tolak ukur kemampuan
professional guru.
d. Memberikan
pengalaman lapangan nyata sebagai usha meningkatkan keterampilan mengelola
kegiatan belajar mengajar.
e. Memberi pengalaman lapangan nyata sebagai usaha memantapkan sikap professional keguruan.
2. Tujuan
Khusus
Tujuan khusus
dapat diklasifikasikan atas tiga kelompok yaitu aspek pengetahuan, aspek
keterampilan dan aspek sikap.
a. Aspek
pengetahuan
Diharapkan
kepada mahasiswa calon guru dapat memiliki pengetahuan teoritis dan praktis
yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.
b. Aspek
Keterampilan
Diharapkan
kepada mahasiswa calon guru memiliki keterampilan untuk mengaplikasikan
pengetahuan teoritas ke dalam praktik lapangan (terbimbing dan mandiri)
c. Aspek
sikap
Diharapkan
kepada mahasiswa calon guru dapat memiliki komitmen terhadap tugas-tugas guru
professional guru, antara lain: melayani siswa, meningkatkan keahlian,
menyesuaikan diri dengan tuntutan professional yang semakin berkembang dan
memberikan pelayanan kepada masyarakat.
BAB II
KEGIATAN SELAMA PPL
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama pelaksanaan praktik Program
Pengalaman Lapangan (PPL) yang berlokasi di SMPN 3 Ingin Jaya Aceh Besar, dapat
digambarkan sebagai berikut:
A. Observasi Lapangan
Observasi adalah kegiatan pemantauan/monitoring yang bertujuan untuk
memperoleh gambaran tentang suatu hal yang diamati. Dalam hal ini yang menjadi
objek praktikan adalah SMP Negeri 3 Ingin Jaya dan pertama dan kedua
pelaksanaan PPL. Menyangkut dengan objek yang dipantau adalah kondisi sekolah,
guru, alat-alat pembelajaran yang tersedia, jumlah siswa dan proses belajar
mengajar, administrasi dan manajemen serta fasilitas termasuk kebudayaan
sekolah secara keseluruhan seperti kedisiplinan, peraturan-peraturan dan
sebagainya.
Observasi merupakan kegiatan tahap awal pelaksnaan PPL dan dengan adanya
pelaksanaan observasi diharapkan setiap mahasiswa calon guru akan mengenal
sekolah dari aspek fluktuatif. Sehingga dengan demikian mahasiswa praktikan
dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi dan kondisi sekolah tempat ia
praktik. Observasi ini dilakukan dengan dengan cara mengunjungi tempat-tempat
yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar dan melakukan wawancara
dengan pihak yang tekait, siswa, guru, dan karyawan.
Kegiatan yang diamati ini ada dua yaitu keadan fisik sekolah dan
kegiatan belajar mengajar.
Nama Sekolah : SMP Negeri 3
Ingin Jaya
No Statistik Sekolah : 20.1.0601.06.030
Alamat Sekolah :
JL. Bandara Sultan Iskandar Muda. KM. 9,5, Desa Siron
Kode pos : 23371
Telp : (0651) - 7557618
E-mail :
SMPN3inginjayasiron@yahoo.co.id
Desa/Kelurahan : Siron
Kecamatan : Ingin Jaya
Kabupaten/Kota : Aceh Besar
Provinsi : Aceh
1. Keadaan
fisik sekolah
a. Luas tanah :
14.672 m2
b. luas
bangunan : 2.034 m2
c. lahan kosong :
12.629 m2
d. gedung :
permanen
e. Bangunan
sekolah
- Jumlah ruang /kelas : 15 ruang/kelas
- Ukuran ruang kelas : 7 x 8 m2
- Laboratorium computer : 1 ruang
- Laboratorium IPA : 1 ruang
- Laboratorium bahasa : 1 ruang
- Ruang Pustaka : 1 ruang
- Ruang kepala sekolah : 1 ruang
- Ruang TU : 1 uang
- Ruang Pengajaran : 1 ruang
- Ruang Dewan Guru : 1 ruang
Untuk
kelancaran proses pembelajaran, sekolah memiliki computer 38 unit, jaringan
internet, alat lab peralatan olah raga dan peralatan hamper lengkap
Sarana pendukung
- Mushalla
- Kantin
- Lapangan
- Toilet
- Kamar mandi
2. Keadaan Lingkungan yang mengelilingi Sekolah
a. Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah adalah :
- Sebelah barat :
Taman Kanak-Kanak
- Sebelah timur :
Klinik PMI Lambaro
- Sebelah utara :
Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda
- Sebelah selatan :
Perkebunan Warga
b. Kondisi lingkungan sekolah
Kondisi lingkungan
sekolah Sangat baik, nyaman, aman, dan tenang (tercakup dalam 6 K)
3. Keadaan
Lingkungan yang Mengelilingi Sekolah
- Jenis
bangunan yang mengelilingi sekolah adalah perumahan
- Kondisi lingkungan sekolah nyaman dan jauh dari kebisingan.
4. Penggunaan
Sekolah
- Jumlah
sekolah yang menggunakan bangunan ini adalah 1 sekolah
- Jumlah
shift tiap hari
5. Guru dan
siswa
1) Guru
|
Rekapitulasi
|
Banyak Guru
|
Jumlah
|
Jenjang
Pendidikan
|
|
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
|||
|
Guru Tetap
|
10 orang
|
34 0rang
|
44Orang (PNS)
|
S1
= 41 0rang dan D3 = 2 Orang
|
|
Guru TT
|
1 orang
|
4 orang
|
5 orang
|
|
|
Pegawai Tetap
|
4 orang
|
4orang
|
8 orang
|
|
|
Pegawai NT
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Pegawai TU PTT
|
1 orang
|
2 orang
|
3 orang
|
|
|
Jumlah
|
16 orang
|
22 orang
|
60 0rang
|
|
2)Rekapitulasi
|
Kelas
|
Frekuensi Kelas
|
Banyak Siswa
|
Jumlah
|
|
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
|||
|
VII
|
7
|
107
|
114
|
221
|
|
VIII
|
6
|
71
|
78
|
149
|
|
IX
|
5
|
79
|
71
|
150
|
|
Jumlah
|
18
|
257
|
263
|
520
|
Jumlah siswa SMPN
3 Ingin Jaya seluruhnya adalah 520 orang
3) Interaksi
Sosial
Kesan
singkat tentang hubungan antara guru-guru, siswa-siswa dan hubungan antara
semua personil di sekolah:
1) Hubungan
guru-guru : baik
2) Hubungan
guru-siswa : baik
3) Hubungan
siswa-siswa : baik
4) Hubungan
guru-karyawan : baik
5) Hubungan
social secara keseluruhan : baik
4) Tata Tertib
1) Untuk
Siswa : Ada
2) Untuk
Guru : Ada
3) Untuk
Pegawai : Ada
5) Kesan Umum
SMP Negeri 3
Ingin Jaya dibangun dengan tata letak yang teratur sehingga menciptakan
pemandangan yang indah dan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tertib
dan teratur sesuai jadwal dan peraturan yang berlaku disekolah.
6) Observasi kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan belajar mengajar diobservasi, antar lain
sebagai berikut:
1) Kegiatan
yang dikerjakan guru ketika masuk ke dalam kelas adalah memberikan salam dan mengawasi pengajian bersama.
2) Setelah
itu guru mengabsen siswa dan membuka pelajaran dengan cara mengulang pelajaran
pertemuan sebelumnya lalu memberikan quis sesuai dengan tuntutan materi ke
depan.
3) Guru
melanjutkan materi sesuai dengan materi yang disajikan dan menggunakan berbagai
macam metode yang dianggap sesuai dengan materi yang disajikan pada
pembelajaran hari tersebut.
4) Cara
guru menyajikan materi adalah dengan mengawali pengetahuan siswa berupa
menceritakan keadaan disekitar lingkungan yang menyangkut dengan materi ajar,
kemudian memberikan pertanyaan dengan mengungkapkan suatu permasalahan
selanjutnya menjelaskan materi ajar.
5) Selama
pembelajaran berlangsung, banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada kepada
siswa dan guru memberikan kesempatan kepada siswa menjawab pertanyaan.
6) Jika
terdapat siswa yang kesulitan, maka guru membantunya dengan menjelaskan kembali
sambil mengarahkan.
7) Jika
terdapat siswa yang main-main dan mengganggu konsentrasi kawan-kawannya, maka
guru menegurnya dan memberikan perhatian lebih pada siswa tersebut.
8) Perhatian
siswa terhadap pelajaran yang disajikan guru baik.
9) Lama
pelajaran berlangsung adalah 2 jam pelajaran.
10) Guru mengakhiri pelajaran dengan memberikan kesimpulan
terhadap materi yang telah diajarkan dan tugas membaca untuk pertemuan
selanjutnya.
11) Guru menilai hasil belajar siswa dengan PR dan juga
dilihat dari keaktifan siswa ketika pembelajaran berlangsung.
12) Sebelum mengakhiri pelajaran, guru terlebih dahulu
bertanya kepada siswa hal-hal yang kurang di mengerti saat pembelajaran
berlangsung.
13) Bagian penutup berlangsung 10 menit.
Kesan Umum:
Secara
umum kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tertib dan teratur dan siswa
menunjukkan keaktifannya dalam proses belajar mengajar.
B. Pelatihan Keterampilan Dasar Mengajar
Dalam melaksanakan pelatihan keterampilan dasar mengajar yang merupakan
salah satu pengalaman pertama bagi seorang mahasiswa sebagai calon guru dalam
mengikuti PPL secara terstruktur. Ini terjadi karena dalam proses belajar
mengajar terjadi interaksi atau hubungan timbal balik antara siswa dengan guru.
Antara siswa dengan siswa atau antara siswa, guru dan kembali ke siswa sebagai
proses belajar.
Setelah melakukan observasi pengenalan lapangan dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah mahasiswa PPL
diberikan jadwal mengajar sesuai dengan jadwal guru mata pelajaran oleh guru pamong. Saya ditugaskan untuk mengajar di
kelas VIII-2, VIII-3, VIII-4 dan VII-5. Sebelum mengajar, mahasiswa PPL
harus menyusun Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dimana acuannya adalah
silabus. Pada saat mengajar didalam kelas, selain mahasiswa PPL yang dijadwalkan untuk mengajar, guru
pamong selaku guru mata pelajaran matematika juga hadir dalam kelas tersebut. Setiap
selesai mengajar selalu diadakan evaluasi oleh guru pamong untuk mengoreksi
kekurangan mahasiswa PPL pada saat mengajar agar pada kesempatan berikutnya
cara mengajarnya menjadi lebih baik.
Jadi melalui kegiatan belajar mengajar, guru diharapkan mempunyai
keterampilan untuk mencapai hasil sesuai tujuan pembelajaran. Adapun jenis keterampilan yang harus diberikan oleh
seorang guru adalah sebagai berikut:
1. Harus
ada tujuan yang akan dicapai
2. Adanya
siswa dengan guru
3. Adanya
bahan dan materi yang akan diajarkan
4. Model
apa yang digunakan dalam mengajar
5. Penilaian
terhadap hasil belajar siswa sesuai tujuan.
C. Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas
Keguruan Lainnya Secara Terbimbing
Pelatihan terbimbing ini, mahasiswa sebagai calon guru
dibimbing langsung setiap kegiatan mulai dari persiapan sampai pada pelaksanaan
proses belajar mengajar. Sebelum mengajar dianjurkan untuk menyiapkan silabus dan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) yang nantinya akan menjadi acuan pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar (KBM) kepada siswa sehingga proses pembelajaran menjadi
terarah, bejalan efektif dan efisien.
Keterampilan mengajar tugas-tugas keguruan lainnya
yang digolongkan kedalam kegiatan teaching ini meliputi:
1. Merancang
Rincin Minggu Efektif, Program Tahunan, Program Semester.
2. Merancang
silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
3. Melaksanakan
Proses Belajar Mengajar
4. Pelaksanaan
Penilaian Hasil Belajar Siswa (evaluasi)
5. Berkonsultasi
dengan guru pamong bila ada kesulitan
6. Membantu Piket umum, BK, perpustakaan dan pengajaran
7. Mengabsen
kehadiran siswa
8. Membantu
memberikan arahan kepada siswa yang mengalami kesuitan belajar.
Dalam kegiatan belajar mengajar, mahasiswa peserta PPL dibimbing untuk
melaksanakan langkah-langkah dalam mengajar, diantaranya:
1. Kegiatan
awal pelajaran:
a. Membuka
pelajaran
b. Berdoa
c. Mengabsen
dan menanyakan siswa yang tidak hadir
d. Menanyakan
materi yang diberikan minggu lalu dan yang berkaitan dengan materi yang akan
diajarkan.
e. Menyampaikan
tujuan pembelajaran
2. Kegiatan
inti :
a. Menjelaskan
materi pokok
b. Menerapkan
model pembelajaran kooperatif
c. Membahas
soal-soal latihan
3. Penutup:
a. Guru
membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang telah diajarkan.
b. Refleksi
c. Guru
memberikan tugas/PR
d. Guru
mengakhiri pembelajara
Selama berlangsungnya Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah
latihan, praktikan melakukan latihan mengajar dengan jadwal sebagai berikut:
ROSTER PELAJARAN
MATEMATIKA MASUK PAGI
|
JAM
|
SENIN
|
SELASA
|
RABU
|
KAMIS
|
JUM’AT
|
SABTU
|
KET
|
|
1
|
|
|
|
|
|
I5
|
|
|
2
|
II2
|
|
|
|
II4
|
I5
|
|
|
3
|
II2
|
|
|
II3
|
II4
|
|
|
|
4
|
II3
|
|
|
II3
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
|
I5
|
|
II2
|
|
|
|
|
7
|
|
I5
|
|
|
|
|
|
|
8
|
|
|
|
|
|
|
|
ROSTER PELAJARAN
MATEMATIKA MASUK SORE
|
JAM
|
SENIN
|
SELASA
|
RABU
|
KAMIS
|
JUM’AT
|
SABTU
|
KET
|
|
1
|
I5
|
II2
|
|
|
|
|
|
|
2
|
I5
|
|
|
|
|
I5
|
|
|
3
|
I5
|
|
|
II2
|
|
I5
|
|
|
4
|
|
|
|
II2
|
|
|
|
|
5
|
II4
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
II4
|
II3
|
|
|
II4
|
|
|
|
7
|
|
II3
|
|
|
II4
|
|
|
|
8
|
|
II3
|
|
|
|
|
|
D. Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas
Keguruan Lainnya Secara Mandiri
Keterampilan mengajar dan tugas keguruan lainnya yang
dilakukan secara mandiri artinya dalam melaksnakan kegiatan mengajar guru
pamong ikut serta dalam memberikan arahan dan bimbingan, praktikan juga
berimprovisasi semampu mungkin sehingga materi pelajaran bias disampaikan dan
kondisi kelas tetap terjaga.
Praktikan juga melakukan evaluasi serta berkonsultasi atas
kesulitan yang praktikan temui di dalam kelas, baik itu tentang bahan ajar
ataupun cara mengatasi siswa.
Selain kegiatan belajar mengajar, kegiatan lain yang
rutin diaksanakan praktikan di luar jam mengajar adalah melaksanakan upacara
bendera serta kegiatan piket harian sekolah. Adapun jadwal piket praktikan
adalah:
|
Hari
|
Jam
|
Tempat Piket
|
|
Jumat
|
I – VIII
|
Meja Piket Harian Guru
Perpustakaan
|
Jika ada guru yang berhalangan hadir ke sekolah, guru
praktikan memiliki kesempatan untuk melatih keterampilan mengajar secara mandiri yaitu menggantikan guru
yang tidak hadir mengajar.
Kegiatan-kegiatan non-teaching banyak membantu
praktikan dalam berlatih mengenai administrasi sekolah dan hal-hal yang
berhubungan dengan proses belajar mengajar di sekolah.
Kegiatan mengajar secara mandiri meliputi kegiatan
teaching dan non-teaching, yaitu:
Kegiatan
teaching merupakan salah satu kegiatan mahasiswa praktikan yang harus
dilaksanakan selama program pengalaman berlangsung, dimana setiap mahasiswa praktikan melakukan kegiatan keterampilan
belajar secara terbimbing (tatap muka) degan siswa sesuai dengan jam pelajaran
yang diberikan oleh guru pamong. Sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar
di kelas, guru praktikan harus mempersiapkan bahan dan materi pelajaran
terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk kelancaran proses belajar mengajar di
kelas. Diantaranya yang paling penting adalah satuan pelajaran dan program
rencana pengajaran serta media yang digunakan dalam penyampaian materi.
b. Kegiatan Non-teaching
Selain
kegiatan teaching dalam pelaksanaan PPL juga terdapat kegiatan non-teaching
yang berlangsung diluar jam pelajaran di kelas. Adapun kegiatan-kegiatan
non-teaching yang dilaksanakan oleh mahasiswa praktikan adalah sebagai berikut:
a. Melaksanakan
observasi fisik sekolah
b. Melaksanakan
observasi sarana dan prasarana sekolah
c. Melaksanakan
kegiatan piket
d. Mengikuti
upacara bendera setiap senin dan hari-hari besar lainnya.
E. Ujian Praktik Mengajar dan Penyusunan Laporan Akhir
Ujian yang dijalani oleh mahasiswa
praktikan selaku calon guru sebagai barometer untuk melihat kualitas akhir
pelatihan yang
dilakukan. Ujian ini terlebih dahulu harus mempersiapkan beberapa hal mengenai
kegiatan mengajar dan alat yang dibutuhkan dibawah pengawasan dosen pembimbing
dan guru pamong, ujianpraktik mengajar dilakukan mulai dari kesiapan mengajar,
kemampuan mengajar, keterampilan menguasai kelas dan hubungan praktikan dengan siswa.
Ujian praktik mengajar ini telah dilalui oleh praktikan yaitu pada saat
akhir pelaksanaan PPL. Biasanya guru pamong melihat praktikan mengajar untuk
diambil nilai mengambil posisi di bagian belakang. Dengan adanya ujian diharapkan mahasiswa praktikan dapat mengetahui
segala kekurangan pada dirinya baik tanggapannya terhadap lingkungan maupun
terhadap proses belajar mengajar. Dengan mengetahui segala kekurangan maka
dapatlah diambil suatu langkah untuk memperbaikinya.
1. Penilaian
cara mengajar mahasiswa PPL oleh guru pamong yang meliputi:
Ø
Membuka
pelajaran
Ø
Menyajikan
pelajaran
Ø
Mengevaluasi
Ø
Menutup
pelajaran
2. Penilaian
kesesuaian satuan acuan pembelajaran (SAP) dan rencana pelaksnaan pembelajaran
(RPP) dengan materi yang diajarkan.
3. Penilaian
sikap dan cara penguasaan anak dalam belajar
4. Penilaian
kesiapan mengajar
5. Penilaian
penyusunan laporan akhir.
Mengenai laporan akhir, praktikan sebagai calon guru menyusun alat ukur
keberhasilan dan menjalani latihan PPL, praktikan menyajikan semua pengalaman
selama
program pengalaman
lapangan berlangsung. Bersama dengan pamong dan dosen pembimbing praktikan
menyusun format penulisan laporan.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kegiatan pelaksanaan Program
Pengalaman Lapangan (PPL) meliputi:
1. Program Pengalaman Lapangan (PPL) sangat bermanfaat
bagi guru praktikan praktikan sebagai calon guru, karena melalui kegiatan ini
guru praktikan dapat memperoleh pengalaman tentang profesi yang akan
ditekuninya kelak.
2. Keharmonisan suasana dalam belajar mengajar sangat
tergantung kepada mahasiswa praktikan dalam menyampaikan materi dan mengelola
kelas.
3. Pelaksanaan kegiatan observasi lapangan sangat
memberikan manfaat bagi praktikan. Praktikan dapat memperoleh pengalaman yang
akan dijadikan sebagai modal dasar untuk melaksanakan tugas mengajar dan tidak
mengajar
4. Pelaksanaan keterampilan mengajar dan tugas-tugas
keguruan lainnya secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa
praktikan dapat langsung menerapkan apa yang seharusnya dilakukan dalam
kegiatan belajar mengajar dan dapat mencari solusi bagaimana menghadapi situasi
tersebut secara cepat, tepat dan bertanggung jawab.
5. Kegiatan praktik mengajar terbimbing dan mandiri.
Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada guru pamong untuk
memberikan penilaian secara keseluruhan terhadap calon guru.
6. Kegiatan menyusun laporan akhir berfungsi
mendokumentasikan semua kegiatan prktikan selama melaksanakan Program Pengalaman
Lapangan (PPL) di SMP Negeri 3 Ingin Jaya.
B. Saran
Hendaknya guru praktikan harus benar-benar
mempersiapkan diri danmengikuti program ini dengan sungguh-sungguh. Sebaiknya
pembekalan mahasiswa sudah dimulai dari micro teaching untuk menghadapi
masalah-masalah yang timbul dilapangan dan bukan hanya keterampilan saja. Serta
adanya informasi yang menjelaskan persepsi yang sama antara UPP PPL, dosen
pembimbing, guru pamong yang terkait akan banyak membantuguru praktikan dalam
melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL). Kiranya SMP Negeri 3 Ingin Jaya mampu mempertahankan
kembali kedisiplinan yang sudah ada dan berusaha untuk meningkatkan suasana
yang lebih kondusif bagi pelaksanaan proses belajar mengajar.

0 Response to "laporan hasil ppl"
Post a Comment