Al Khairan laporan hasil ppl | Al Khairan 286775737 -->

Iklan

laporan hasil ppl

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang sangat dasar bagi manusia. Dengan demikian manusia diharapkan dapat menguasai perkembangan teknologi sehingga dapat mandiri dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Faktor penting dalam menunjang kelangsungan hidup manusia sesuai dengan martabat manusiawi, manusia perlu mengetahui bahkan menguasai banyak hal. Untuk itu manusia perlu belajar, karena hanya dengan belajar manusia bisa mengembangkan minat, bakat dan kepribadian yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Pendidikan selalu berkaitan dengan proses belajar mengajar yang diarahkan untuk mempersiapkan tenaga terlatih dan terdidik bagi kepentingan bangsa dan negera Indonesia. Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh merupakan satu instansi pendidikan tinggi yang ada di provinsi Aceh. Universitas Serambi Mekkah terdiri dari beberapa fakultas salah satunya adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Sesuai dengan tujuan yang diharapkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yaitu menciptakan tenaga-tenaga pendidik di bidang pendidikan tertentu yang profesional.
Salah satu langkah yang ditempuh Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan adalah dengan menetapkan mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL). Melalui Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini diharapkan dapat menunjang tercapainya tujuan dari Fakultas tersebut. Dalam suatu lembaga pendidikan terdapat jenjang-jenjang tertentu yang harus ditempuh untuk menyelesaikan suatu proses pendidikan sebagaimana yang yang telah ditetapkan oleh lembaga tersebut. Dalam mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL), mahasiswa terjun langsung ke lapangan selama lebih kurang empat bulan. Dengan melakukan Program Pengalaman Lapangan mahasiswa dapat melatih sampai dimana kemampuannya serta menerapkan secara langsung ilmu-ilmu yang pernah didapat selama kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Untuk memantapkan mahasiswa dalam rangka melaksanakan program pengalaman lapangan ini, terlebih dahulu mahasiswa melakukan micro teaching yang berlangsung selama satu semester. Dalam micro teaching, yang menjadi peserta didik adalah teman mahasiswa itu sendiri dan lebih menekankan pada teoritas materi yang diajarkan. Jadi pengajaran micro teaching merupakan satu cara yang baik untuk melatih calon guru menggunakan berbagai keterampilan mengajar sebelum melaksanakan praktik mengajar di sekolah latihan.
Salah satu lembaga pendidikan yang menampung mahasiswa Praktikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh adalah SMP Negeri 3 Ingin Jaya. Pelaksanaan PPL di SMP Negeri 3 Ingin Jaya berlangsung sejak penempatan yaitu bulan januari 2013 sampai dengan bulan Mei 2013.
B. Tujuan
Tujuan yang diharapkan dari pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) terbagi atas tujuan umum dan tujuan khusus sebagaimana tersebut dibawah ini:
1. Tujuan Umum
a. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam mengaplikasikan teori pengelolaan kegiatan belajar mengajar.
b. Meningkatkan kompetensi professional guru dalam hal pengelolaan kegiatan belajar mengajar.
c. Mendorong para mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk senantiasa berwawasan diri atas kegiatan professional, sebagai tolak ukur kemampuan professional guru.
d. Memberikan pengalaman lapangan nyata sebagai usha meningkatkan keterampilan mengelola kegiatan belajar mengajar.
e. Memberi pengalaman lapangan nyata sebagai usaha memantapkan sikap professional keguruan.
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus dapat diklasifikasikan atas tiga kelompok yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan dan aspek sikap.
a. Aspek pengetahuan
Diharapkan kepada mahasiswa calon guru dapat memiliki pengetahuan teoritis dan praktis yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.
b. Aspek Keterampilan
Diharapkan kepada mahasiswa calon guru memiliki keterampilan untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritas ke dalam praktik lapangan (terbimbing dan mandiri)
c. Aspek sikap
Diharapkan kepada mahasiswa calon guru dapat memiliki komitmen terhadap tugas-tugas guru professional guru, antara lain: melayani siswa, meningkatkan keahlian, menyesuaikan diri dengan tuntutan professional yang semakin berkembang dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
BAB II
KEGIATAN SELAMA PPL
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama pelaksanaan praktik Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang berlokasi di SMPN 3 Ingin Jaya Aceh Besar, dapat digambarkan sebagai berikut:
A. Observasi Lapangan
Observasi adalah kegiatan pemantauan/monitoring yang bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang suatu hal yang diamati. Dalam hal ini yang menjadi objek praktikan adalah SMP Negeri 3 Ingin Jaya dan pertama dan kedua pelaksanaan PPL. Menyangkut dengan objek yang dipantau adalah kondisi sekolah, guru, alat-alat pembelajaran yang tersedia, jumlah siswa dan proses belajar mengajar, administrasi dan manajemen serta fasilitas termasuk kebudayaan sekolah secara keseluruhan seperti kedisiplinan, peraturan-peraturan dan sebagainya.
Observasi merupakan kegiatan tahap awal pelaksnaan PPL dan dengan adanya pelaksanaan observasi diharapkan setiap mahasiswa calon guru akan mengenal sekolah dari aspek fluktuatif. Sehingga dengan demikian mahasiswa praktikan dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi dan kondisi sekolah tempat ia praktik. Observasi ini dilakukan dengan dengan cara mengunjungi tempat-tempat yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar dan melakukan wawancara dengan pihak yang tekait, siswa, guru, dan karyawan.
Kegiatan yang diamati ini ada dua yaitu keadan fisik sekolah dan kegiatan belajar mengajar.
Nama Sekolah           : SMP Negeri 3 Ingin Jaya
No Statistik Sekolah   : 20.1.0601.06.030
Alamat Sekolah          : JL. Bandara Sultan Iskandar Muda. KM. 9,5, Desa Siron
Kode pos                    : 23371
Telp                            : (0651) - 7557618
E-mail                        : SMPN3inginjayasiron@yahoo.co.id
Desa/Kelurahan          : Siron
Kecamatan                 : Ingin Jaya
Kabupaten/Kota         : Aceh Besar
Provinsi                      : Aceh
1. Keadaan fisik sekolah
a. Luas tanah          : 14.672 m2
b. luas bangunan     : 2.034 m2
c. lahan kosong       : 12.629 m2
d. gedung    : permanen
e. Bangunan sekolah
  1. Jumlah ruang /kelas          : 15 ruang/kelas
  2. Ukuran ruang kelas           : 7 x 8 m2
  3. Laboratorium computer    : 1 ruang
  4. Laboratorium IPA             : 1 ruang
  5. Laboratorium bahasa        : 1 ruang
  6. Ruang Pustaka                  : 1 ruang
  7.  Ruang kepala sekolah      : 1 ruang
  8. Ruang TU                          : 1 uang
  9. Ruang Pengajaran             : 1 ruang
  10. Ruang Dewan Guru          : 1 ruang
Untuk kelancaran proses pembelajaran, sekolah memiliki computer 38 unit, jaringan internet, alat lab peralatan olah raga dan peralatan hamper lengkap
Sarana pendukung
- Mushalla
- Kantin
- Lapangan
- Toilet
- Kamar mandi
2. Keadaan Lingkungan yang mengelilingi Sekolah
a. Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah adalah :
- Sebelah barat     : Taman Kanak-Kanak
- Sebelah timur     : Klinik PMI Lambaro
- Sebelah utara     : Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda
- Sebelah selatan   : Perkebunan Warga

b. Kondisi lingkungan sekolah
Kondisi lingkungan sekolah Sangat baik, nyaman, aman, dan tenang (tercakup dalam 6 K)
3. Keadaan Lingkungan yang Mengelilingi Sekolah
- Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah adalah perumahan
- Kondisi lingkungan sekolah nyaman dan jauh dari kebisingan.
4. Penggunaan Sekolah
- Jumlah sekolah yang menggunakan bangunan ini adalah 1 sekolah
- Jumlah shift tiap hari
5. Guru dan siswa
1) Guru
Rekapitulasi
Banyak Guru
Jumlah
Jenjang
Pendidikan
Laki-laki
Perempuan
Guru Tetap
10 orang
34 0rang
44Orang (PNS)
S1 = 41 0rang dan D3 = 2 Orang
Guru TT
1 orang
4 orang
5 orang
Pegawai Tetap
4 orang
4orang
8 orang
Pegawai NT
-
-
-
Pegawai TU PTT
1 orang
2 orang
3 orang
Jumlah
16 orang
22 orang
60 0rang
 2)Rekapitulasi
Kelas
Frekuensi Kelas
Banyak Siswa
Jumlah
Laki-laki
Perempuan
VII
7
107
114
221
VIII
6
71
78
149
IX
5
79
71
150
Jumlah
18
257
263
520

Jumlah siswa SMPN 3 Ingin Jaya seluruhnya adalah 520 orang
3) Interaksi Sosial
Kesan singkat tentang hubungan antara guru-guru, siswa-siswa dan hubungan antara semua personil di sekolah:
1) Hubungan guru-guru              : baik
2) Hubungan guru-siswa            : baik
3) Hubungan siswa-siswa           : baik
4) Hubungan guru-karyawan     : baik
5) Hubungan social secara keseluruhan : baik
4) Tata Tertib
1) Untuk Siswa     : Ada
2) Untuk Guru      : Ada
3) Untuk Pegawai : Ada
5) Kesan Umum
SMP Negeri 3 Ingin Jaya dibangun dengan tata letak yang teratur sehingga menciptakan pemandangan yang indah dan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tertib dan teratur sesuai jadwal dan peraturan yang berlaku disekolah.
6) Observasi kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan belajar mengajar diobservasi, antar lain sebagai berikut:
1) Kegiatan yang dikerjakan guru ketika masuk ke dalam kelas adalah memberikan  salam dan mengawasi pengajian bersama.
2) Setelah itu guru mengabsen siswa dan membuka pelajaran dengan cara mengulang pelajaran pertemuan sebelumnya lalu memberikan quis sesuai dengan tuntutan materi ke depan.
3) Guru melanjutkan materi sesuai dengan materi yang disajikan dan menggunakan berbagai macam metode yang dianggap sesuai dengan materi yang disajikan pada pembelajaran hari tersebut.
4) Cara guru menyajikan materi adalah dengan mengawali pengetahuan siswa berupa menceritakan keadaan disekitar lingkungan yang menyangkut dengan materi ajar, kemudian memberikan pertanyaan dengan mengungkapkan suatu permasalahan selanjutnya menjelaskan materi ajar.
5) Selama pembelajaran berlangsung, banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada kepada siswa dan guru memberikan kesempatan kepada siswa menjawab pertanyaan.
6) Jika terdapat siswa yang kesulitan, maka guru membantunya dengan menjelaskan kembali sambil mengarahkan.
7) Jika terdapat siswa yang main-main dan mengganggu konsentrasi kawan-kawannya, maka guru menegurnya dan memberikan perhatian lebih pada siswa tersebut.
8) Perhatian siswa terhadap pelajaran yang disajikan guru baik.
9) Lama pelajaran berlangsung adalah 2 jam pelajaran.
10) Guru mengakhiri pelajaran dengan memberikan kesimpulan terhadap materi yang telah diajarkan dan tugas membaca untuk pertemuan selanjutnya.
11) Guru menilai hasil belajar siswa dengan PR dan juga dilihat dari keaktifan siswa ketika pembelajaran berlangsung.
12) Sebelum mengakhiri pelajaran, guru terlebih dahulu bertanya kepada siswa hal-hal yang kurang di mengerti saat pembelajaran berlangsung.
13) Bagian penutup berlangsung 10 menit.
Kesan Umum:
Secara umum kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tertib dan teratur dan siswa menunjukkan keaktifannya dalam proses belajar mengajar.
B. Pelatihan Keterampilan Dasar Mengajar
Dalam melaksanakan pelatihan keterampilan dasar mengajar yang merupakan salah satu pengalaman pertama bagi seorang mahasiswa sebagai calon guru dalam mengikuti PPL secara terstruktur. Ini terjadi karena dalam proses belajar mengajar terjadi interaksi atau hubungan timbal balik antara siswa dengan guru. Antara siswa dengan siswa atau antara siswa, guru dan kembali ke siswa sebagai proses belajar.
Setelah melakukan observasi pengenalan lapangan dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah mahasiswa PPL diberikan jadwal mengajar sesuai dengan jadwal guru mata pelajaran oleh guru pamong. Saya ditugaskan untuk mengajar di kelas VIII-2, VIII-3, VIII-4 dan VII-5. Sebelum mengajar, mahasiswa PPL harus menyusun Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dimana acuannya adalah silabus. Pada saat mengajar didalam kelas, selain mahasiswa PPL yang dijadwalkan untuk mengajar, guru pamong selaku guru mata pelajaran matematika juga hadir dalam kelas tersebut. Setiap selesai mengajar selalu diadakan evaluasi oleh guru pamong untuk mengoreksi kekurangan mahasiswa PPL pada saat mengajar agar pada kesempatan berikutnya cara mengajarnya menjadi lebih baik.
Jadi melalui kegiatan belajar mengajar, guru diharapkan mempunyai keterampilan untuk mencapai hasil sesuai tujuan pembelajaran. Adapun jenis keterampilan yang harus diberikan oleh seorang guru adalah sebagai berikut:
1. Harus ada tujuan yang akan dicapai
2. Adanya siswa dengan guru
3. Adanya bahan dan materi yang akan diajarkan
4. Model apa yang digunakan dalam mengajar
5. Penilaian terhadap hasil belajar siswa sesuai tujuan.

C. Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas Keguruan Lainnya Secara Terbimbing
Pelatihan terbimbing ini, mahasiswa sebagai calon guru dibimbing langsung setiap kegiatan mulai dari persiapan sampai pada pelaksanaan proses belajar mengajar. Sebelum mengajar dianjurkan untuk menyiapkan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang nantinya akan menjadi acuan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) kepada siswa sehingga proses pembelajaran menjadi terarah, bejalan efektif dan efisien.
Keterampilan mengajar tugas-tugas keguruan lainnya yang digolongkan kedalam kegiatan teaching ini meliputi:
1. Merancang Rincin Minggu Efektif, Program Tahunan, Program Semester.
2. Merancang silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
3. Melaksanakan Proses Belajar Mengajar
4. Pelaksanaan Penilaian Hasil Belajar Siswa (evaluasi)
5. Berkonsultasi dengan guru pamong bila ada kesulitan
6. Membantu Piket umum, BK, perpustakaan dan pengajaran
7. Mengabsen kehadiran siswa
8. Membantu memberikan arahan kepada siswa yang mengalami kesuitan belajar.
Dalam kegiatan belajar mengajar, mahasiswa peserta PPL dibimbing untuk melaksanakan langkah-langkah dalam mengajar, diantaranya:
1. Kegiatan awal pelajaran:
a. Membuka pelajaran
b. Berdoa
c. Mengabsen dan menanyakan siswa yang tidak hadir
d. Menanyakan materi yang diberikan minggu lalu dan yang berkaitan dengan materi yang akan diajarkan.
e. Menyampaikan tujuan pembelajaran
2. Kegiatan inti :
a. Menjelaskan materi pokok
b. Menerapkan model pembelajaran kooperatif
c. Membahas soal-soal latihan
3. Penutup:
a. Guru membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang telah diajarkan.
b. Refleksi
c. Guru memberikan tugas/PR
d. Guru mengakhiri pembelajara
Selama berlangsungnya Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah latihan, praktikan melakukan latihan mengajar dengan jadwal sebagai berikut:
ROSTER PELAJARAN MATEMATIKA MASUK PAGI
JAM
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUM’AT
SABTU
KET
1





I5

2
II2



II4
I5

3
II2


II3
II4


4
II3


II3



5







6

I5

II2



7

I5





8









ROSTER PELAJARAN MATEMATIKA MASUK SORE
JAM
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUM’AT
SABTU
KET
1
I5
II2





2
I5




I5

3
I5


II2

I5

4



II2



5
II4






6
II4
II3


II4


7

II3


II4


8

II3





D. Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas Keguruan Lainnya Secara Mandiri

Keterampilan mengajar dan tugas keguruan lainnya yang dilakukan secara mandiri artinya dalam melaksnakan kegiatan mengajar guru pamong ikut serta dalam memberikan arahan dan bimbingan, praktikan juga berimprovisasi semampu mungkin sehingga materi pelajaran bias disampaikan dan kondisi kelas tetap terjaga.
Praktikan juga melakukan evaluasi serta berkonsultasi atas kesulitan yang praktikan temui di dalam kelas, baik itu tentang bahan ajar ataupun cara mengatasi siswa.
Selain kegiatan belajar mengajar, kegiatan lain yang rutin diaksanakan praktikan di luar jam mengajar adalah melaksanakan upacara bendera serta kegiatan piket harian sekolah. Adapun jadwal piket praktikan adalah:

Hari
Jam
Tempat Piket
Jumat
I – VIII
Meja Piket Harian Guru
Perpustakaan
Jika ada guru yang berhalangan hadir ke sekolah, guru praktikan memiliki kesempatan untuk melatih keterampilan mengajar secara mandiri yaitu menggantikan guru yang tidak hadir mengajar.
Kegiatan-kegiatan non-teaching banyak membantu praktikan dalam berlatih mengenai administrasi sekolah dan hal-hal yang berhubungan dengan proses belajar mengajar di sekolah.
Kegiatan mengajar secara mandiri meliputi kegiatan teaching dan non-teaching, yaitu:
 a. Kegiatan teaching
Kegiatan teaching merupakan salah satu kegiatan mahasiswa praktikan yang harus dilaksanakan selama program pengalaman berlangsung, dimana setiap mahasiswa praktikan melakukan kegiatan keterampilan belajar secara terbimbing (tatap muka) degan siswa sesuai dengan jam pelajaran yang diberikan oleh guru pamong. Sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas, guru praktikan harus mempersiapkan bahan dan materi pelajaran terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk kelancaran proses belajar mengajar di kelas. Diantaranya yang paling penting adalah satuan pelajaran dan program rencana pengajaran serta media yang digunakan dalam penyampaian materi.
b. Kegiatan Non-teaching
Selain kegiatan teaching dalam pelaksanaan PPL juga terdapat kegiatan non-teaching yang berlangsung diluar jam pelajaran di kelas. Adapun kegiatan-kegiatan non-teaching yang dilaksanakan oleh mahasiswa praktikan adalah sebagai berikut:
a. Melaksanakan observasi fisik sekolah
b. Melaksanakan observasi sarana dan prasarana sekolah
c. Melaksanakan kegiatan piket
d. Mengikuti upacara bendera setiap senin dan hari-hari besar lainnya.
E. Ujian Praktik Mengajar dan Penyusunan Laporan Akhir
Ujian yang dijalani oleh mahasiswa praktikan selaku calon guru sebagai barometer untuk melihat kualitas akhir pelatihan yang dilakukan. Ujian ini terlebih dahulu harus mempersiapkan beberapa hal mengenai kegiatan mengajar dan alat yang dibutuhkan dibawah pengawasan dosen pembimbing dan guru pamong, ujianpraktik mengajar dilakukan mulai dari kesiapan mengajar, kemampuan mengajar, keterampilan menguasai kelas dan hubungan praktikan dengan siswa.

Ujian praktik mengajar ini telah dilalui oleh praktikan yaitu pada saat akhir pelaksanaan PPL. Biasanya guru pamong melihat praktikan mengajar untuk diambil nilai mengambil posisi di bagian belakang. Dengan adanya ujian diharapkan mahasiswa praktikan dapat mengetahui segala kekurangan pada dirinya baik tanggapannya terhadap lingkungan maupun terhadap proses belajar mengajar. Dengan mengetahui segala kekurangan maka dapatlah diambil suatu langkah untuk memperbaikinya.
1. Penilaian cara mengajar mahasiswa PPL oleh guru pamong yang meliputi:
Ø Membuka pelajaran
Ø Menyajikan pelajaran
Ø Mengevaluasi
Ø Menutup pelajaran
2. Penilaian kesesuaian satuan acuan pembelajaran (SAP) dan rencana pelaksnaan pembelajaran (RPP) dengan materi yang diajarkan.
3. Penilaian sikap dan cara penguasaan anak dalam belajar
4. Penilaian kesiapan mengajar
5. Penilaian penyusunan laporan akhir.
Mengenai laporan akhir, praktikan sebagai calon guru menyusun alat ukur keberhasilan dan menjalani latihan PPL, praktikan menyajikan semua pengalaman
selama program pengalaman lapangan berlangsung. Bersama dengan pamong dan dosen pembimbing praktikan menyusun format penulisan laporan.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kegiatan pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) meliputi:
1. Program Pengalaman Lapangan (PPL) sangat bermanfaat bagi guru praktikan praktikan sebagai calon guru, karena melalui kegiatan ini guru praktikan dapat memperoleh pengalaman tentang profesi yang akan ditekuninya kelak.
2. Keharmonisan suasana dalam belajar mengajar sangat tergantung kepada mahasiswa praktikan dalam menyampaikan materi dan mengelola kelas.
3. Pelaksanaan kegiatan observasi lapangan sangat memberikan manfaat bagi praktikan. Praktikan dapat memperoleh pengalaman yang akan dijadikan sebagai modal dasar untuk melaksanakan tugas mengajar dan tidak mengajar
4. Pelaksanaan keterampilan mengajar dan tugas-tugas keguruan lainnya secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa praktikan dapat langsung menerapkan apa yang seharusnya dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar dan dapat mencari solusi bagaimana menghadapi situasi tersebut secara cepat, tepat dan bertanggung jawab.
5. Kegiatan praktik mengajar terbimbing dan mandiri. Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada guru pamong untuk memberikan penilaian secara keseluruhan terhadap calon guru.
6. Kegiatan menyusun laporan akhir berfungsi mendokumentasikan semua kegiatan prktikan selama melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 3 Ingin Jaya.
B. Saran
Hendaknya guru praktikan harus benar-benar mempersiapkan diri danmengikuti program ini dengan sungguh-sungguh. Sebaiknya pembekalan mahasiswa sudah dimulai dari micro teaching untuk menghadapi masalah-masalah yang timbul dilapangan dan bukan hanya keterampilan saja. Serta adanya informasi yang menjelaskan persepsi yang sama antara UPP PPL, dosen pembimbing, guru pamong yang terkait akan banyak membantuguru praktikan dalam melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL). Kiranya SMP Negeri 3 Ingin Jaya mampu mempertahankan kembali kedisiplinan yang sudah ada dan berusaha untuk meningkatkan suasana yang lebih kondusif bagi pelaksanaan proses belajar mengajar.

Silahkan berlangganan al khairan dengan e-mail secara gratis:

0 Response to "laporan hasil ppl"

Post a Comment