Cara
Meningkatkan Iman yaitu dengan rukun iman sendiri berupa iman
kepada Allah, iman kepada malaikat Allah, iman kepada kitab-kitab Allah, iman
kepada rasul Allah, iman kepada hari akhir, dan iman pada qada dan qadar.
Penjelasan
tentang masing-masing rukun Iman dalam
Islam akan diuraikan dalam penjelasan berikut ini:
1. Iman
kepada Allah
Seorang muslim harus beriman kepada Allah yang
artinya mengimani adanya Allah, mengimani rububiah Allah, mengimani uluhiah
Allah dan mengimani semua nama dan sifat Allah. Fungsi Iman
Kepada Allah Subhanahu wata'ala berarti seorang muslim harus percaya bahwa
Allah itu benar-benar ada. Allah ada sebagai Tuhan Semesta Alam yang
menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Orang yang tak percaya adanya Allah
berarti dia bukan seorang muslim dan terlebih lagi bagi yang tidak percaya
dengan adanya Tuhan maka dia disebut sebagai atheis.
Tak
sedikit orang yang mencari-cari tentang bagaimana Tuhan itu sebenarnya dan
bagaimana Tuhan bisa ada. Namun hal tersebut sebenarnya diluar batas kemampuan
manusia. Allah menunjukkan keberadaannya dengan adanya makhluk ciptaannya dan
kasih sayangnya kepada setiap makhluk hidup.
- Mengimani rububiah Allah berarti
beriman atau percaya bahwa tidak ada yang menciptakan, menguasai, dan mengatur
alam semesta ini kecuali Allah Subhanahu wata'ala.
- Umat
Islam percaya bahwa Tuhan itu hanya satu yaitu Allah Subhanahu wata'ala. Tak ada Tuhan lain
selain Allah yang dapat mengatur dunia ini. Hal ini berbeda dengan beberapa
agama atau kepercayaan lain yang percaya adanya banyak tuhan atau dewa. Sifat
Orang yang Bertakwa yaitu seorang muslim tidak boleh percaya tentang kuasa lain selain kuasa yang
dimiliki oleh Allah Subhanahu wata'ala. Hanya Allah yang menciptakan serta mengatur alam
semesta ini.
Mengimani uluhiah Allah adalah
menyakini bahwa tidak sesembahan lain yang berhak untuk disembah selain Allah Subhanahu wata'ala. Seorang muslim dilarang untuk menyembah selain menyembah Allah Subhanahu wata'ala. Kita
masih sering melihat orang-orang yang senang menyembah benda-benda atau bahkan
kuburan dari tokoh tertentu. Hal tersebut sangat dilarang dalam Islam dan
menyebabkan keimanan seseorang menjadi dipertanyakan.
d) Mengimani
nama dan Sifat – Sifat
Allah Dan Asmaul Husna yaitu percaya dan yakin
terhadap sifat-sifat Allah yang tersirat dalam nama-nama Allah atau Asmaul
Husnah. Ada 99 nama Allah yang perlu dipelajari oleh seorang muslim sehingga
dapat memahami sifat-sifat Allah. Sifat-sifat Allah tersebut misalnya Ar Rahman (Maha Pengasih), Ar Rahim (Maha Penyayang), Al Malik (Maha Merajai), Al Quddus (Maha Suci), As Salaam (Maha Memberi
Keamanan).
2. Iman
kepada Malaikat Allah
Rukun Iman selanjutnya adalah iman kepada
malaikat Allah. Malaikat berdasarkan sisi bahasa merupakan kata bahasa Arab
yang berasal dari kata “malak” atau kekuatan. Di dalam ajaran Islam, malaikat
diciptakan Allah dari cahaya. Hikmah Beriman Kepada Malaikat berarti percaya dan yakin
tentang adanya malaikat walaupun kita tidak bisa melihatnya. Malaikat-malaikat
tersebut memiliki tugas masing-masing yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wata'ala.
Malaikat-malaikat tersebut antara lain:
1. Jibril
Jibril merupakan
pemimpin dari malaikat, yang tugasnya adalah menyampaikan wahyu. Malaikat
Jibril menjadi satu dari tiga malaikat yang namanya disebutkan dalam Al Quran.
Di dalam Al Quran nama Jibril ada di surat At-Tahrim dan Al Baqarah. Nabi Muhammad sering
didatangi oleh Jibril yang berwujud seperti manusia. Malaikat Jibril
menampakkan wujudnya yang memiliki 600 sayap yang putih seperti mutiara.
Rupanya digambarkan elok dan rupawan. Selain menyampaikan Al Quran kepada nabi
Muhammad, Malaikat Jibril juga menyampaikan berita kelahiran Nabi Isa.
2. Mikail
Mikail merupakan
malaikat yang bertugas untuk membagi rezeki untuk bagi seluruh makhluk hidup.
Malaikat Mikail juga bertugas mengatur jalannya matahari, bulan dan bintang,
mengatur air, menurunkan hujan dan juga petir. Malaikat Mikail diciptakan oleh
Allah sesudah menciptakan malaikat Israfil.
3. Israfil
Israfil merupakan
malaikat yang bertugas meniup sangkakala yang merupakan Tanda-tanda
Kiamat Besar. Malaikat Israfil adalah malaikat yang diciptakan
pertama kali oleh Allah, dan nantinya menjadi yang pertama dibangkitkan pada
hari Kiamat.
Wujud Israfil disebutkan memiliki empat sayap dan sangat rupawan. Ia selalu bertasbih
kepada Allah melalui ribuan bahasa yang berbeda-beda. Tugas utamanya adalah
meniup sangkakala, ia selalu memegang terompet suci tersebut di bibirnya dan
menunggu perintah Allah untuk meniupnya pada hari kiamat.
4. Munkar dan Nakir
Malaikat Munkar dan
Nakir merupakan dua malaikat yang bertugas menguji keyakinan orang yang telah
meninggal di alam barzah. Dalam
ajaran Islam, orang yang telah mati ruhnya akan pergi ke alam barzah atau alam kubur. Di alam kubur tersebut
Malaikat Munkar dan Nakir akan bertanya beberapa hal antara lain “Siapa Tuhan-mu?, Siapa Nabi-mu?, dan Apa agama-mu?” Jika mampu menjawab
pertanyaan tersebut dengan benar maka orang yang meninggal tersebut mendapatkan
keluasaan sehingga diterangkan kuburnya sampai hari kiamat.
5. Malaikat
Maut
Malaikat Maut merupakan
malaikat yang bertugas sebagai pencabut nyawa. Saat ia bertugas mencabut nyawa
di dunia maka ia akan turun bersama dengan dua malaikat lainnya yaitu Malaikat
Rahmat dan Malaikat Azab. Seorang mukmin yang meninggal dunia akan didatangi
oleh malaikat yang berwujud baik yaitu putih seperti matahari. Orang-orang mukmin akan
dicabut nyawanya dengan lembut, dengan Tanda-Tanda
Khusnul Khotimah berbeda saat orang-orang kafir atau orang yang
memiliki banyak dosa saat ingin dicabut nyawanya. Orang yang banyak dosa dan
orang-orang kafir akan dicabut nyawanya oleh malaikat dengan wujud yang
berwajah hitam dan membawa kain kasar dari neraka.
6. Ridwan
Malaikat Ridwan
merupakan malaikat yang menjaga pintu surga. Ada beberapa hadist yang
menjelaskan tentang malaikat Ridwan namun, menurut ulama itu merupakan hadist
yang lemah sehingga tidak bisa dijadikan dasar.
7. Malik
Malaikat Malik
merupakan malaikat yang menjaga pintu neraka. Disebutkan bahwa malaikat Malik
memiliki tangan serta kaki yang jumlahnya sama dengan jumlah ahli neraka.
Malaikat Malik disebutkan memiliki wajah yang menyeramkan sehingga para api di
neraka bahkan takut kepada Malik.
8. Zabaniah
Malaikat Zabaniah
merupakan nama malaikat-malaikat yang memiliki tugas menyiksa orang di neraka,
seperti Siksa Neraka
Bagi Wanita, Siksa Neraka
Bagi Pezina. Malaikat Zabaniah dipimpin oleh Malaikat Malik.
Disebutkan bahwa Allah tidak memberikan rasa belas kasihan kepada mereka karena
tugasnya yang menyiksa orang di neraka.
9. Harut dan Marut
Malaikat Harut dan
Marut merupakan malaikat yang ditugaskan oleh Allah ke negeri Babilonia. Ada
beberapa malaikat lagi dalam Islam yang memiliki tugas berbeda-beda. Orang
Islam perlu mempelajari dan meyakini malaikat-malaikat Allah tersebut.
3. Iman
kepada Kitab-Kitab Allah
Allah menurunkan firman kepada para Nabi yang
kemudian dikumpulkan dalam kitab-kitab. Umat Islam wajib mempercayai Fungsi Iman
Kepada Kitab Allah. Kitab suci umat Islam sendiri adalah Al-Quran
namun ada kitab-kitab lainnya yang juga merupakan kitab-kitab Allah.
Kitab-kitab Allah tersebut antara lain:
1. Taurat
Taurat merupakan kitab
suci yang diturunkan melalui Nabi Musa. Kitab Taurat diturunkan sekitar abad ke
12 sebelum masehi. Isi dari Taurat sendiri adalah firman-firman Allah yang
ditujukan bagi bangsa Israel. Di dalamnya terdapat sejarah Nabi terdahulu
hingga Nabi Musa dan kumpulan hukum.
2. Zabur
Zabur merupakan kitab
suci yang dibawakan melalui Daud. Isi dari Zabur sendiri bukanlah syariat namun mazmur atau nyanyian pujian
bagi Allah Subhanahu wata'ala. Nabi Daud sendiri meneruskan syariat yang telah dibawakan oleh
Musa. Kitab Zabur berbahasa Qibti dan
diturunkan sekitar abad ke-10 sebelum masehi.
3. Injil
Injil merupakan kitab
suci yang diturunkan pada Nabi Isa. Kata Injil berasal dari Bahasa
Yunani yaitu euangelion yang
artinya kabar gembira. Injil tidak memiliki bahasan yang sistematis tentang
tema-tema tertentu. Injil yang ada sekarang mengandung firman Allah dan riwayat
Nabi Isa yang ditulis oleh generasi sesudah Nabi Isa. Kitab Injil mula-mula
ditulis oleh murid-murid Nabi Isa untuk bangsa Israel sebagai penggenap dari
ajaran Nabi Musa.
4. Al-Quran
Al-quran merupakan
kumpulan firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi
wassalam. Fungsi
Al-quran Bagi Umat Manusia yaitu memberikan pedoman hidup bagi
seluruh umat muslim. Bahasa dalam Al-quran adalah bahasa Arab yang berupa prosa
berirama, seperti puisi, epik dan simfoni yang terpadu dengan indah. Di
dalamnya terdapat panduan hidup, filsafat, sejarah, peringatan, dasar hukum dan
juga doa-doa. Umat Islam tidak disyariatkan untuk mempelajari kitab Taurat,
Zabur, dan Injil namun diwajibkan untuk mempelajari Al-quran
Al-quran
diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi
wassalam. Al-quran memiliki nama-nama lain yaitu Al-Kitab, Al-Furqon, Adz-Dzikr, Al-Mau’idhah, Al-Hukm, Al-Hikmah, Asy-Syifa’, dan lain-lain. Awalnya
Al Quran dicatat secara terpisah-pisah sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wassalam. Setelah
itu untuk mempermudah, maka dijadikan sebuah buku yang dibundel seperti yang
kita jumpai saat ini. Pembukuan Al-quran dilakukan pada zaman khalifah Utsman
bin Affan. Seorang
muslim wajib mempelajari Al-quran karena merupakan kitab pedoman bagi umat
Islam dalam menjalani kehidupan di dunia agar tidak tersesat kejalan yang
menjerumuskan manusia kedalam neraka. Manfaat
Membaca Al- Qur’an dapat dipahami artinya sehingga dapat
diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Keajaiban
Al-Qur’an Di Dunia adalah isinya, yaitu merupakan firman
Allah Subhanahu wata'ala yang tidak ada keraguan di dalamnya sehingga umat Islam tidak perlu
ragu terhadap isi dari Al-quran. Makna dari Al-quran sendiri memang perlu
dipelajari dengan bantuan dari para ulama atau ahli tafsir Al-quran sehingga pengamalannya
menjadi lebih tepat.
4. Iman
kepada para Rasul Allah
Rukun iman yang selanjutnya adalah iman kepada
Rasul Allah. Rasul merupakan utusan Allah yang mendapatkan wahyu dan diperintahkan untuk menyampaikan serta mengamalkannya. Semua rasul pasti
merupakan seorang Nabi, sedangkan Nabi belum tentu seorang rasul. Karena Nabi
tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada umat. Menurut
sebuah hadist, jumlah rasul menurut Islam sebanyak 312 rasul. Rasul-rasul yang
terdapat dalam Al-quran dan hadits antara lain:
1. Syits
merupakan rasul yang diutus untuk memimpin keturunan Nabi Adam dan bani Qabil.
2. Idris
merupakan rasul yang diutus untuk bani Qabil yang ada di Babul, Irak, dan
sekitarnya.
3. Nuh
merupakan rasul yang diutus untuk bani Rasi yang berada di selatan Irak.
4. Hud
merupakan rasul yang diutus untuk kaum Ad yang berada di Yaman.
5. Shaleh
merupakan rasul yang diutus untuk kaum Tsamud yang berada di Semenanjung Arab.
6. Ibrahim
merupakan rasul yang diutus untuk bangsa Kaldea di Irak.
7. Luth
merupakan rasul yang diutus untuk negeri Sadum dan Amurah di Syam, Palestina.
8. Ismail
merupakan rasul yang diutus untuk penduduk Al-Amaliq, bani Jurhum, dan Qabilah,
Yaman, Mekkah.
9. Ishak
merupakan rasul yang diutus untuk penduduk di Al-Khalil, Palestina.
10. Yaqub merupakan rasul
yang diutus untuk Kan’an di Syam.
11. Ayyub merupakan rasul
yang diutus untuk bani Israel dan bangsa Amoria.
12. Syu’aib merupakan rasul
yang diutus untuk kaum Rass, Madyan dan Aykah.
13. Musa dan Harun merupakan
rasul yang diutus untuk bangsa Mesir Kuno dan Bani Israel.
14. Zulkifli merupakan
rasul yang diutus untuk bangsa Amoria di Damaskus.
15. Yunus merupakan rasul
yang diutus untuk bangsa Assyria, Irak.
16. Ilyas merupakan rasul
yang diutus untuk funisia dan bani Israel.
17. Ilyasa merupakan rasul
yang diutus untuk bani Israel dan kaum Syam.
18. Daud merupakan rasul
yang diutus untuk bani Israel.
19. Sulaiman merupakan
rasul yang diutus untuk bani Israel.
20. Zakaria merupakan rasul
yang diutus untuk bani Israel.
21. Yahya merupakan rasul
yang diutus untuk bani Israel.
22. Isa merupakan rasul
yang diutus untuk bani Israel.
23. Muhammad merupakan
rasul yang diutus di Jazirah Arab untuk seluruh umat manusia serta jin.
Macam-Macam
Mukjizat Nabi seperti Nabi Muhammad, yang memiliki keistimewaan
tersendiri karena merupakan rasul yang terakhir diturunkan dan setelah itu
tidak ada lagi rasul yang diutus ke dunia. Umat Islam meyakini rasul-rasul
Allah tersebut dan khusus Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassalam, umat Islam
mengikuti pedoman hidup yang dilakukan oleh Nabi Muhammad. Nabi Muhammad Shallallahu
alaihi wassalam juga merupakan Nabi yang diberi kitab suci Al-quran yang wajib
dipelajari oleh setiap umat Islam.
5. Iman
kepada Hari Akhir
Hari akhir atau hari
kiamat merupakan Tanda-tanda
Akhir Zaman, hari dimana saat dunia dihancurkan dan manusia yang
mati dibangkitkan. Seorang muslim wajib percaya bahwa akan ada hari kiamat dan
nantinya manusia akan dibangkitkan. Ada beberapa Ciri-ciri
Akhir Zaman atau tanda-tanda hari kiamat, tanda-tanda
kecil akan terjadinya hari kiamat antara lain :
1. Penaklukan baitulmuqaddis
2. Zina yang merajalela di muka
bumi; Tanda-tanda
Kiamat Kecil ini
saat ini sudah mulai nampak karena perzinahan sudah terlihat dimana-mana bahkan di negara yang mayoritas penduduknya juga muslim
3. Pemimpin yang terdiri dari
orang jahil dan fasik; Tanda ini juga mulai terlihat dengan banyaknya
pemimpin yang berperilaku tidak baik seperti melakukan korupsi, tidak menepati
janji, ataupun lalai terhadap kewajibannya sebagai seorang pemimpin.
4.Banyak wanita yang berpakaian
tapi sesungguhnya telanjang; Para wanita memang terlihat berpakaian namun
pakaiannya tersebut tidak menutupi auratnya sehingga tampak telanjang.
5. Tanda Hari Kiamat
Lainnya
Selain tanda-tanda kecil tersebut ada juga Tanda-tanda Kiamat besar terjadinya hari kiamat, tanda-tanda tersebut antara lain:
1. Keluar sejenis binatang
dari dalam bumi yang disebut dengan Dabbatul Ardhi
2. Munculnya Nabi-nabi
palsu sampai berjumlah 30 orang
3. Dajjal mulai berkuasa;
4. Dajjal disebutkan
memiliki fisik yang cacat dengan buta pada mata kirinya atau dikenal dengan
makhluk satu mata. Dajjal dapat membuat orang-orang tersesat dan menyatakan
bahwa dirinya adalah Tuhan.
5. Munculnya Imam Mahdi;
6. Imam Mahdi adalah seorang
muslim yang dipilih Allah untuk menghancurkan kezaliman dan menegakkan keadilan
sebelum datangnya hari kiamat. Imam Mahdi berasal dari umat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wassalam dan sebenarnya orang tersebut tidak sadar bahwa dirinya adalah Imam Mahdi
sampai Allah mengislahkannya pada suatu malam.
7. Turunnya Nabi Isa
8. Keluarnya suku Yakjuj
dan Makjuj;
9. Suku Yakjuj dan Makjuj merupakan sekelompok
manusia yang punya kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka
bumi.
10. Matahari terbit dari
ufuk barat
11. Terdengar tiupan
sangkakala
6. Iman kepada
Qada dan Qadar
Umat Islam wajib beriman kepada qada dan qadar.
Qada dan qadar merupakan takdir Allah yang baik maupun yang buruk. Beriman pada
qada dan qadar berarti yakin sepenuhnya bahwa ada ketentuan Allah Subhanahu wata'ala yang
berlaku bagi semua makhluk-Nya. Takdir sendiri merupakan ketentuan yang terjadi
di alam semesta, yang sama artinya bahwa semua yang terjadi pasti ada
takdirinya. Takdir sendiri memiliki dua jenis yaitu takdir mua’llaq dan takdir
mubram.
a) Takdir
Mua’llaq
Takdir mua’llaq merupakan takdir
yang berhubungan dengan ikhtiar atau usaha yang dilakukan oleh manusia.
Misalnya seorang anak yang bercita-cita ingin menjadi seorang dokter. Ia
belajar dengan tekun untuk mencapai cita-citanya tersebut. Saat dewasa ia
akhirnya bisa menjadi dokter sesuai dengan yang ia cita-citakan.
b) Takdir
Mubram
Takdir mubram merupakan takdir yang
terjadi dan tidak dapat ditawar-tawar lagi. Misalnya saja setiap orang memiliki
bentuk fisik yang berbeda, ada yang matanya besar dan ada yang matanya sipit. Sebagai seorang muslim
kita perlu melakukan ikhtiar untuk mengusahakan kehidupan yang lebih baik tanpa
melanggar aturan-aturan agama. Ikhtiar juga wajib dilakukan untuk menjalani
kehidupan di dunia. Orang yang terlahir miskin bisa menjadi orang yang
berkecukupan jika ia berikhtiar dan mendapatkan ridha dari Allah Subhanahu wata'ala. Allah
memang telah menentukan segala sesuatunya namun manusia berkewajiban untuk
terus berikhtiar.
Di dalam kehidupan di
dunia tak jarang kita Menghadapi
Musibah atau takdir yang buruk seperti kemalingan, kematian,
kecelakaan, dan lain sebagainya. Sebagai orang muslim kita harus bertawakal
untuk menghadapi kejadian-kejadian yang buruk tersebut. Tentu kita wajar saja
bersedih atas kejadian buruk tersebut namun jangan sampai kesedihan tersebut
berlarut-larut dan sampai kemudian menyalahkan Allah karena kejadian tersebut.
Seorang muslim perlu
terus bertawakal dan berikhtiar, karena Manfaat
Tawakal dapat menjalani hidup di dunia dengan lebih tenang dan
selalu mendapatkan ridhonya. Orang-orang yang bertawakal akan mendapatkan
beberapa hal berikut ini:
1. Limpahan sifat aziz
atau kehormatan dan kemuliaan
2. Keberanian dalam
menghadapi musibah atau maut
3. Tidak berkeluh kesah
dan gelisah dalam menjalani hidup
4. Mensyukuri setiap
karunia Allah Subhanahu wata'ala.
5. Percaya diri dalam
menghadapi setiap persoalan
6. Mendapat pertolongan,
perlindungan, serta rezeki yang cukup dari Allah Subhanahu wata'ala.
7. Mendapat kepercayaan
dari orang lain dan dapat bermanfaat bagi orang lain
8. Hikmah beriman pada qada dan qadar yaitu:
· Melatih diri untuk banyak
bersyukur dan bersabar; Orang yang percaya pada takdir Allah maka dapat
lebih mudah dengan Cara
Bersyukur terhadap apa yang telah dimiliki dan bersabar atas
setiap cobaan yang diterima.
· Menjauhkan diri sendiri dari
sifat sombong serta putus asa; Orang yang percaya pada takdir Allah
juga tidak akan mudah menyombongkan diri karena semua yang didapat merupakan
pemberian dari Allah Subhanahu wata'ala di samping atas kerja keras yang dilakukan. Kita juga
tidak akan mudah putus asa untuk meraih sesuatu yang diinginkan. Sifat Sombong tidak
sukai Allah Subhanahu wata'ala.
· Memupuk sifat optimis serta
giat berusaha; Orang yang percaya pada takdir Allah akan memiliki sifat
optimis dalam menjalani hidup dan tidak terlalu memikirkan kegagalan yang
mungkin terjadi karena percaya ada Allah yang menyertainya.
· Membuat jiwa menjadi lebih
tenang dalam menghadapi permasalahan dunia; Orang yang percaya pada
takdir Allah akan menjadikan Jiwa Tenang
dalam menghadapi masalah yang menimpanya.
Blogger yang senang mempelajari hal-hal baru seputar Blog, SEO dan Bisnis Online.
0 Response to "Rukun Iman yang wajib diimani"
Post a Comment