Al Khairan Contoh makalah tentang Covid 19 | Al Khairan 286775737 -->

Iklan

Contoh makalah tentang Covid 19

 PERILAKU HIDUP SEHAT UNTUK MENCEGAH COVID-19

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah subhanahu wata’ala yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Perilaku Hidup Sehat untuk Mencegah Covid-19” ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari Pak Azmi Mukhtar pada Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang Mencegah Covid-19 bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Banda Aceh, 27 April 2020

Hormat Saya

 

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang masalah

Masalah kesehatan akhir-akhir ini yang ada di masyarakat sangatlah banyak dan beragam macamnya. Apalagi pada masa pandemi covid-19 sekarang ini. Berbagai macam daya dan upaya yang harus dilakukan demi terhindar dari jangkitan penyakit yang kita kenal dengan virus corona atau covid-19. Penelusuran dari rumah ke rumah merupakan cara yang paling efektif untuk mengetahui secara nyata masalah kesehatan yang sebenarnya sedang dihadapi oleh masyarakat. Sebagaian masyarakat ada yang menyadari bahwa ada masalah kesehatan yang sedang dialami dan sebagian masyarakat juga ada yang tidak menyadari bahwa terdapat masalah kesehatan yang dialami, bahkan ada juga bagian dari masyarakat yang tidak peduli dan menganggab remeh masalah penyebaran penyakit yang disebarkan oleh virus tersebut.

Hidup sehat merupakan suatu hal yang seharusnya memang diterapkan oleh setiap orang walaupun tidak di masa pandemic covid-19. Mengingat manfaat kesehatan yang sangat penting bagi setiap manusia mulai dari konsentrasi dalam bekerja dan beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari tentu memerlukan kesehatan, baik kesehatan pribadi maupun kesehatan anak serta keluarga  untuk mencapai keharmonisan keluarga.

Menciptakan hidup sehat  sebenarnya sangatlah mudah serta murah, dibandingkan biaya yang harus kita keluarkan untuk pengobatan apabila mengalami gangguan kesehatan. Bukankah kita mengenal istilah “mencegah lebih baik daripada mengobati’ Akan tetapi yang kebanyakan yang terjadi sudah mengidap penyakit baru mengobati sehingga akan membuat kerugian tersendiri bagi yang mengalaminya.

 

B. Rumusan Masalah

1.Apa itu pola hidup sehat ?

2.Bagaimana Pola makan seimbang untuk menjaga imunitas

3.Mengapa kita harus Olah raga atau aktivitas untuk menjaga daya tahan tubuh?

4.Mengapa Menjaga jarak (phisycal distancing) dalam bersosialisasi sehari-hari?

5. Bagaimana Mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa?

C. Tujuan

1. Mengetahui makna pola hidup sehat.

2. Mengetahui serta memahami Pola makan seimbang untuk menjaga imunitas

3. Menerapkan Olah raga atau aktivitas untuk menjaga daya tahan tubuh

4. Memahami bagaimana penerapan Menjaga jarak (phisycal distancing) dalam bersosialisasi sehari-hari

5. Memahami cara Mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa

BAB II Pembahasan 

A. Pola hidup Sehat

Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kondisi kesehatan. Mulai dari makanan, minuman, nutrisi yang dikonsumsi dan perilaku kita sehari-hari. Baik itu dalam sebuah rutinitas olahraga dan pola makanan sehat yang tentu akan menjaga kondisi kesehatan dan juga akan menghindarkan dari segala hal yang dapat menjadi penyebab penyakit bagi tubuh kita khususnya dimasa pandemic covid-19 yang masih mengancam kesehatan masyarakat. Pola hidup sehat dimasa pandemic covid 19 selalu berhubungan dengan faktor makanan yang menyehatkan serta menjauhi dari pola makanan tidak sehat yang nantinya akan menyebabkan hari-hari kita menjadi suram karena timbul penyakit. Selain dari aspek makanan yang sehat juga bergizi satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah menjaga kondisi tubuh supaya tetap bugar dengan olahraga yg teratur dan menghindari tubuh kecapekan sehingga pikiran kita stress. Dengan selalu memperhatikan pola hidup sehat semoga kita selalu dalam keadaan sehat. Dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh makna bersama keluarga atau lingkungan sekitar kita.

Prilaku hidup sehat adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga  atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif  dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat (Departemen pekerjaan Umum,2007:112). Pola hidup bersih dan sehat adalah upaya memberikan pengalaman belajar bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, guna meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku melalui pendekatan advokasi, Bina suasana (social Support) dan gerakan masyarakat (Empowerment) sehingga dapat menerapkan cara-cara hidup sehat, dalam rangka menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat (Depkes RI 2011).

 1. Pola makan seimbang untuk menjaga imunitas

Untuk meningkatkan imunitas tubuh pada masa pandemic covid-19 salah satunya dengan mengatur pola makan. Hal ini mengandung makna bahwa makan harus seimbang dengan kebutuhan tenaga. Kalau seseorang bekerja dengan kebutuhan tenaga yang banyak, seperti tukang batu, pengayuh becak, atau seorang atlet berarti kebutuhan makan juga banyak. Sebaliknya, seseorang yang bekerja diatas meja seperti sekretaris atau kepala kantor yang memerlukan tenaga tidak banyak, maka makanan yang dibutuhkan juga tidak banyak. Oleh karena itu, konsumsi makanan harus sesuai dengan kebutuhan tenaga. Dengan kata lain, input energi harus sama dengan output  energi. Ingat, mengkonsumsi makanan yang berlebihan dapat berakibat lansung pada  kelebihan berat badan, kegemukan dan akibatnya dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes melitus dan secara tidak lansung dapat menimbulkan depresi dan ketidaknyamanan sosial.

Sebaliknya, jika mengonsumsi makanan yang kurang memenuhi standar kecukupan gizi, juga menyebabkan tubuh tidak sehat, badan tampak kurus dan penampilan menjadi kurang percaya diri. oleh karena itu, untuk mencapai kesehatan, setiap orang harus membisakan mengosumsi makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi yang seimbang pedoman umum Gizi Seimbang (PUGS) menganjurkan agar 60-70% kebutuhan energi diperoleh dari karbohidrat (terutama karbohidrat kompleks), 10-15% dari protein, dan 10-25% dari lemak (Almatsier,2005:13). Agar makanan yang dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh , makanan harus ada takarannya. Cara yang mudah untuk menentukan takaran makanan adalah  dengan metode Low Calory  Eating atau 70% -80% kenyang setiap kali makan dan memperhatikan kandungan gizinya, yaitu makanan yang mengandung unsur-unsur karbohidrat , lemak, protein, vitamin dan mineral (Long & Shanon, 1983:25)

a. Konsumsi lebih banyak makanan nabati

Makanan nabati utuh seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan kaya akan nutrisi dan antioksidan yang dapat memberi Anda keunggulan terhadap patogen berbahaya. Antioksidan dalam makanan ini membantu mengurangi peradangan dengan memerangi senyawa tidak stabil yang disebut radikal bebas, yang dapat menyebabkan peradangan ketika mereka menumpuk di tubuh Anda dalam kadar tinggi. Inflamasi kronis dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung, Alzheimer, dan kanker tertentu. Serat dalam makanan nabati memberi makan mikrobioma usus Anda, atau komunitas bakteri sehat di usus Anda. Mikrobioma usus yang kuat dapat meningkatkan kekebalan Anda dan membantu mencegah patogen berbahaya memasuki tubuh Anda melalui saluran pencernaan Anda. Selain itu, buah dan sayuran kaya akan nutrisi seperti vitamin C.


b. Makan lebih banyak lemak sehat

Lemak sehat, seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun dan salmon, dapat meningkatkan respons kekebalan tubuh Anda terhadap patogen dengan mengurangi inflamasi Meskipun inflamasi tingkat rendah adalah respons normal terhadap stres atau cedera, inflamasi kronis dapat menekan sistem kekebalan tubuh Anda. Minyak zaitun, yang sangat anti-inflamasi, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Plus, sifat anti-inflamasinya dapat membantu tubuh Anda melawan bakteri dan virus penyebab penyakit berbahaya. Asam lemak omega-3, seperti yang ada di salmon dan biji chia, juga memerangi inflamasi.

c. Makan lebih banyak makanan fermentasi atau minum suplemen probiotik

Makanan fermentasi kaya akan bakteri menguntungkan yang disebut probiotik, yang mengisi saluran pencernaan Anda. Makanan-makanan ini termasuk yogurt, asinan kubis, kimchi, kefir, dan natto. Penelitian menunjukkan bahwa jaringan bakteri usus yang berkembang dapat membantu sel-sel kekebalan Anda membedakan antara sel-sel normal dan sehat dan organisme penyerbu berbahaya.

d. Batasi penambahan gula

Penelitian yang sedang berkembang menunjukkan bahwa tambahan gula dan karbohidrat olahan dapat berkontribusi secara tidak proporsional terhadap kelebihan berat badan dan obesitas. Obesitas juga dapat meningkatkan risiko Anda sakit. Mengurangi asupan gula dapat mengurangi inflamasi dan membantu penurunan berat badan, sehingga mengurangi risiko kondisi kesehatan kronis seperti diabetes tipe dua dan penyakit jantung. Mengingat bahwa obesitas, diabetes tipe dua, dan penyakit jantung semuanya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, membatasi gula adalah bagian penting dari diet penambah kekebalan tubuh. Anda harus berusaha membatasi asupan gula hingga kurang dari lima persen dari kalori harian Anda. Hal ini sama dengan sekitar dua sendok makan (25 gram) gula untuk seseorang yang diet 2.000 kalori.

e. Konsumsi suplemen dengan bijak

Sangat mudah untuk beralih ke suplemen jika Anda mendengar klaim tentang kemampuan mereka untuk mengobati atau mencegah covid-19. Namun, pernyataan ini tidak berdasar dan tidak benar. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen dapat memperkuat respons imun umum tubuh Anda seperti vitamin C, vitamin D, zincelderberryechinacea, dan bawang putih. Sementara suplemen ini menunjukkan potensi dalam studi yang disebutkan di atas, itu tidak berarti mereka efektif terhadap covid-19.

 

2. Olah raga atau aktivitas untuk menjaga daya tahan tubuh

Olahraga yang teratur adalah olahraga yang dilakukan setiap dua hari sekali. Olahraga yang cocok dan mudah dilakukan oleh setiap orang adalah olahraga  aerobik, seperti  jalana kaki, jogging, senam aerobik, berenang, bersepeda atau permainan ringan, seperti tenis meja atau golf. Olahraga permainan  lebih disukai banyak orang karena menyenangkan. Olahraga permainan lebih cocok untuk pengembangan motorik anak (Poppen, 2002:41). Problem yang muncul dalam amsyarakat adalah budaya malas untuk berolahraga.  Agar orang gemar bermain atau berolahraga aktivitas itu harus muncul dari motivasi diri sendiri dan dipilih sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tubuh masih dapat mengontrol aktivitas yang dilakukan baik bentuk gerakan maupun kecepatan gerakan (Mechikoff, 2010:5).

Dosis latihan olahraga yang baik menurut Hinson (1995:30) adalah ketika denyut jantung bekerja dan lama latihan antara 60-80% dari denyut jantung maksimal dan lama latihan antara 30 sampai 60 menit. Yang perlu diperhatikan dalam berolahraga selain penentuan dosis latihan adalah latihan jangan berlebihan atau over dosis. Jika seorang berolahraga secara berlebihan (over training), badan akan menjadi lelah. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus, dalam jangka waktu panjang  dapat menyebabkan jatuh sakit dan akhirnya  akan menjadi takut berolahraga (Richardson, 2008:9).

Meskipun olahraga intensif yang berkepanjangan dapat menekan sistem kekebalan tubuh Anda, olahraga ringan dapat meningkatkannya. Studi menunjukkan bahkan satu sesi latihan sedang dapat meningkatkan efektivitas vaksin pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu. Terlebih lagi, olahraga teratur dan dapat mengurangi inflamasi dan membantu sel-sel kekebalan Anda beregenerasi secara teratur. Contoh olahraga ringan termasuk jalan cepat, bersepeda stabil, jogging, berenang, dan hiking ringan. Kebanyakan orang harus melakukan setidaknya 150 menit olahraga per minggu. Hidrasi tidak selalu melindungi Anda dari kuman dan virus, tetapi mencegah dehidrasi penting bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala dan menghambat kinerja fisik Anda, fokus, suasana hati, pencernaan, dan fungsi jantung dan ginjal. Komplikasi ini dapat meningkatkan kerentanan Anda terhadap penyakit. Untuk mencegah dehidrasi, Anda harus minum cukup cairan setiap hari untuk membuat air seni Anda pucat. Air direkomendasikan karena bebas dari kalori, zat tambahan, dan gula.

Sementara teh dan jus juga melembabkan, yang terbaik adalah membatasi asupan jus buah dan teh manis karena kandungan gula yang tinggi. Sebagai pedoman umum, Anda harus minum ketika Anda haus dan berhenti ketika Anda tidak lagi haus. Anda mungkin membutuhkan lebih banyak cairan jika Anda berolahraga dengan intens, bekerja di luar, atau hidup di iklim yang panas. Orang dewasa mulai kehilangan keinginan untuk minum, karena tubuh mereka tidak memberi sinyal rasa haus yang memadai dan mereka perlu minum secara teratur walaupun mereka tidak merasa haus.

Menghilangkan stres dan kecemasan adalah kunci kesehatan kekebalan tubuh. Stres jangka panjang meningkatkan inflamasi serta ketidakseimbangan dalam fungsi sel imun. Khususnya, stres psikologis yang berkepanjangan dapat menekan respons imun pada anak-anak. Aktivitas yang dapat membantu Anda mengelola stres Anda termasuk meditasi, olahraga, jurnal, yoga, dan lainnya. Anda juga dapat memperoleh manfaat dengan menemui konselor atau terapis berlisensi, baik secara langsung maupun langsung.

Mengatur istirahat berarti mengatur antara bekerja dan istirahat. Tenaga manusia ada batasannya. Kapan harus bekerja dan kapan harus istirahat. Jika antara bekerja dan istirahat  tidak seimbang , dapat menyebabkan badan menjadi tidak nyaman dan bisa menimbulkan sakit. Istirahat bagi tubuh diperlukan untuk memberikan kesempatan pada alat-alat tubuh atau organ-organ tubuh mengurangi pekerjaannya secara faali sehingga tubuh dapat melakukan kerja sehari-hari dengan baik. Istirahat yang baik adalaha tidur selama 7-8 jam setiap hari . tidur sebaiknya dilakukan pada malam hari  setelah seharian fisik bekerja.

3. Menjaga jarak (phisycal distancing) dalam bersosialisasi sehari-hari

Dunia kini tengah menghadapi krisis kesehatan masyarakat serius, yang membuat seperlima warga dunia menghabiskan waktu sepenuhnya di dalam rumah untuk mengkarantina diri. Sejak diberlakukannya frasa “physical distancing” dari “social distancing” oleh WHO sejak 20 Maret lalu, gagasan perubahan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman pada masyarakat, jika saat ini bukan saatnya untuk memutus hubungan sosial dengan teman atau keluarga. Gagasan tersebut dimaksudkan untuk menjaga jarak fisik guna memastikan virus tidak menyebar. WHO juga telah menjelaskan jika menjaga jarak dan mengkarantina diri merupakan bentuk menahan penyebaran dari virus corona. Meski dikarantina, bukan berarti orang-orang tersebut menjadi terisolasi secara sosial. Membangun komunitas dan kebersamaan justru sangat penting di masa seperti ini, guna menjaga kesehatan mental. Penggunaan frasa physical distancing diharapkan dapat memperjelas imbauan WHO, yaitu menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar. Apakah hal tersebut jadi keputusan yang lebih baik?

Penggunaan frasa “social distancing” dirasa kurang tepat, karena pada dasarnya yang diperlukan adalah menjaga jarak fisik. Virus corona membuat banyak orang khawatir karena cara penyebarannya yang sangat cepat lewat droplet atau percikan air liur pengidap. Virus yang bersarang di saluran pernapasan ini dapat menyebar dalam radius hingga satu setengah meter. Untuk itu, jarak aman untuk physical distancing saat berada di tempat umum adalah dua meter. Kurang dari jarak tersebut seseorang akan berisiko tinggi untuk tertular, apalagi jika mereka tidak memakai masker. Interaksi sosial melalui perangkat gadget atau cara komunikasi non-fisik lainnya masih sangat diperlukan. Faktanya adalah, bermedia sosial dapat memperluas interaksi sosial di masa seperti sekarang ini, sehingga akan sangat membantu bagi kesehatan mental setiap orang. Mengkarantina diri merupakan tindakan tidak berhubungan secara fisik dengan orang lain, tapi tetap melakukan interaksi sosial dengan orang-orang seperti biasa.

Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan interaksi sosial. Namun, di tengah wabah mematikan seperti Covid-19 ini, penting bagi setiap orang untuk saling membantu melewati wabah ini, salah satunya adalah dengan physical distancing. Meski demikian, kamu dapat melakukan interaksi sosial berikut ini di rumah, sehingga kegiatan karantina tidak membosankan!

  • Video call. Saat mengkarantina diri, otomatis kamu akan merasa sangat bosan jauh dari keluarga. Jangan sungkan untuk menelepon atau video call, karena kemungkinan besar mereka juga tengah merasakan hal yang sama denganmu.
  • Conference call. Physical distancing bikin kamu tidak bisa nongkrong bareng kawan-kawan? Coba dengan melakukan conference call bersama. Dengan begitu, kegiatan karantina diri akan lebih mengasikkan.
  • Bermain game. Kini banyak aplikasi yang bisa kamu mainkan secara bersamaan dengan orang pilihanmu, coba untuk memainkannya dengan fitur suara, ya! Jadi, kamu tetap merasa bermain dengan orang tersebut di hadapanmu!
  • Media sosial. Perlu sangat bijak bermain media sosial di saat seperti ini. Pasalnya, beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan media sosial sebagai ajang menyebarkan hoax. 

Di masa-masa sulit seperti sekarang ini, interaksi sosial menjadi sangat penting, untuk menjaga kesehatan mental dan moral. Menjaga jarak fisik bukan berarti memutus silaturahmi dan interaksi sosial.

4. Mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa

Allah subhanahu wata’ala  selalu dekat dengan hamba-Nya. Bahkan ada ungkapan yang mengatakan bahwa “Allah subhanahu wata’ala  itu dekat. Bahkan jauh lebih dekat dari urat nadi kita sendiri”. Kita selalu berharap senantiasa mendapatkan lindungan Allah. Allah memerintahkan manusia untuk selalu beribadah kepada-Nya. Perintah ini mengandung maksud bahwa ibadah merupakan sarana bagi manusia untuk bisa dekat dengan Sang Pencipta. Di zaman sekarang banyak sekarang orang yang merasa dirinya jauh dari Allah subhanahu wata’ala. Ada beberapa golongan yang jauh dari Allah subhanahu wata’ala, diantaranya: orang-orang keras hati yaitu orang-orang yang suka berbicara namun jarang berzikir dan mengingat Allah subhanahu wata’ala. Orang bakhil atau pelit yaitu orang yang enggan membagi hartanya. Orang yang mendirikan sholat tapi masih mengerjakan perbuatan keji dan munkar dan ahli maksiat. “Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” Surat Ar-Ra’du ayat 28. Mudah-mudahan kita dijauhi oleh diantara golongan orang yang jauh dari Allah subhanahu wata’ala. Ada beberapa cara mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala.

a. Mendirikan Shalat

Sholat sebagai salah satu dari rukun Islam tentu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi setiap muslim. Namun lebih dari itu sebetulnya sholat tidak hanya merupakan kewajiban tetapi juga merupakan kebutuhan bagi kaum yang beriman, karena sholat merupakan tiang agama dan merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala. Kebahagiaan hakiki bagi setiap muslim adalah manakala ia mampu mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Saat mana ia akan selalu merasakan begitu nikmat dan tenteram dalam menjalani hidup dan kehidupan. Salah satu cara untuk merasakan kenikmatannya adalah dengan mendirikan shalat lima waktu dan tepat waktu. Dengan mendirikan shalat lima waktu dan tepat waktu kamu bisa lebih mendekatkan diri pada Allah subhanahu wata’ala. Jadi, jangan lupa untuk langsung kamu ke mesjid saat adzan berkumandang, tinggalkan semua urusan dunia dan dekatkan dirimu dengan Allah subhanahu wata’ala dengan mengerjakan dan mendirikan Shalat.  

b. Membaca Al-Qur’an

Cara mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan memperbanyak tilawah atau membaca al-Qur’an. Amalan ini tak hanya membuat kita semakin dekat dengan sang pencipta dan mendatangkan pahala, ini juga bisa membuat kita menjadi pribadi yang semakin sabar, lapang dada, jujur dan sebagainya. al-Qur’an diturunkan oleh Allah untuk diamalkan dan dijadikan petunjuk jalan bagi orang-orang yang beriman serta bertawakal. Sebagian salaf mengatakan bahwa al-Qur’an diturunkan untuk diamalkan. Dengan membaca dan mengamalkan al-Qur’an kamu akan  termasuk orang-orang yang dicintai oleh Allah subhanahu wata’ala .

c. Selalu bersyukur

Umat muslim wajib bersyukur atas nikmat Allah subhanahu wata’ala  telah diberikan, dari nikmat harta hingga nikmat bernapas. Sebab bersyukur disebutkan sekitar 70 ayat di dalam Alquran. Dengan banyak bersyukur makan kamu termasuk orang yang mendapatkan ridho Allah subhanahu wata’ala  serta salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala. Dengan bersyukur maka kamu bisa semakin dekat dengan Allah subhanahu wata’ala . Ada beberapa cara bersyukur yang diantaranya: Bersyukur dengan hati dilakukan dengan menyadari sepenuhnya bahwa segala nikmat dan rezeki yang didapatkan semata-mata merupakan karunia dan kemurahan Allah.

Bersyukur dengan lisan dengan mengucapkan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah). Bersyukur dengan tindakan bermakna bahwa semua nikmat yang diperoleh harus dimanfaatkan di jalan yang diridhaiNya dan merawat kenikmatan yang telah Allah berikan. Jika kamu bisa bersyukur maka allah akan menambah kenikmatan kepadanya dan Allah akan selalu dekat dengan hambanya.

d. Ingat kematian dan tidak tergiur dengan dunia

Cara mendekatkan diri kepada Allah selanjutnya adalah ingat akan mati dan tidak tergiur akan dunia yang fana. Setiap makhluk hidup pasti akan mati. Sangat menakutkan jika membayangkan kematian. Karena kita sebagai manusia, masih memiliki banyak kesalahan dan dosa. Kematian pasti menghampiri makhluk hidup, namun hanya Allah subhanahu wata’ala yang mengetahui waktunya. Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita dan dapat secepat kilat menjemput. Oleh karena itu sebagai umat Islam sebagai hamba yang baik jangan samapi tergiur akan gemerlap dunia. Dunia hanyalah tempat singgah sementara dan anya perkara yang fana. Hamba yang baik hanya mengingat satu perkara, yaitu janji Allah akan kehidupan akhirat yang kekal adanya.

e. Berzikir dan mengerjakan ibadah sunnah

Agama Islam telah mewajibkan pemeluknya untuk menjalankan ritual ibadah wajib yaitu sholat, puasa, zakat, dan haji bagi yang mampu. Untuk semakin mendekat diri kepada Allah subhanahu wata’ala  juga dianjurkan untuk menunaikan ibadah sunnah. Seperti Shalat Dhuha, Tahajjud, Puasa sunah serta berzikir. Zikir atau wirid sering diartikan menyebut nama Allah subhanahu wata’ala, dan biasanya dilakukan secara rutin untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala. Berzikir adalah menyebut nama Allah dengan membaca tasbih (Subhanallah), tahlil (Laa ilaaha ilallaah), tahmid (alhamdulillah), taqdis (qudduusun), takbir (allahu akbar), dan lain-lain.

 BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Pengertian hidup sehat mencakup aturan dan pola seseorang untuk menjalankan hidup ini dengan cara proporsional dan terkontrol. Pola tersebutlah yang akan membuat orang menjadi sehat. Untuk sehat butuh aturan, jika hidup tanpa aturan maka akan muncullah kehidupan yang serampangan. Kesehatan amatlah penting untuk meraih kebahagiaan hidup apalagi dimasa pandemic covid-19 yang masih berlangsung. Syarat utama seseorang dapat menikmati kebahagiaan dalam hidup ini adalah saat mereka memiliki kesehatan secara jasmani dan rohani. Di masa pandemic ini, masyarakat harus mengikuti arahan para ahli kesehatan dan anjuran dari pemerintah. Untuk memutus rantai penyebaran virus coronavatau covid-19 tersebut. Agar korban yang berjatuhan bisa diminimalkan. Sebab salah satu resep kebahagiaan adalah apabila kita bisa hidup dalam kondisi sehat. Kesehatan  jasmani menjadikan manusia mempunyai kesempatan untuk mencapai usia harapan hisup lebih tinggi. Sementara kesehatan batin akan menjadikan manusia lebih optimis dalam menatap masa depan. Semua hal tersebut dapat terwujud jika manusia mau mengaplikasikan pola hidup sehat.


B. Saran

Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan detail dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber- sumber yang lebih banyak dan tentunya dapat dipertanggung jawabkan. Dengan demikian, kritik maupun saran dari pembaca sangat penting bagi kami.

DAFTAR PUSTAKA

Roji dan Yulianti Eva. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta. 2014 Kemendikbud.

 

Dikutip dari Jurnal : Suharjana,  Kebiasaan Berprilaku Hidup Sehat dan Nilai- Nilai Pendidikan Karakter. Tahun II 2 Juni 2012.

 

Dikutip Dari: Jurnal  Nunun  Nurhajati, (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) .

 

Dikutip Dari Jurnal : Achmad Sofy, Penelitian Tentang Tinjauan Tentang Gaya atau Pola Hidup Sehat ala Rasulullah

 

https://www.liputan6.com

 

https://www.halodoc.com

 

https://www.sehatq.com/

Silahkan berlangganan al khairan dengan e-mail secara gratis:

0 Response to "Contoh makalah tentang Covid 19"

Post a Comment