
A. Kedudukan Garis terhadap Garis lain
a. Dua garis sejajar adalah dua garis apabila keduanya diperpanjang tidak akan saling memotong di titik tertentu, contoh :
- AB sejajar dengan CD
- AB sejajar dengan GH
- AB sejajar dengan EF
- AD sejajar dengan EH
b. Dua garis berpotongan
dua garis berpotongan apabila dua garis tersebut hanya memiliki satu titik persekutuan (titik potong)
contoh:
- AB berpotongan dengan AE (di titik A)
- AB berpotongan dengan BF (di titik B)
- BC berpotongan dengan CH (di titik C)
- DE berpotongan dengan DC (di titik D)
c. Dua garis bersilangan
dua garis bersilangan adalah jika dua garis yang tidak sejajar & tidak terletak pada satu bidang.
Contoh :
- AC bersilangan dg BF, DH, EF, FG, GH, EH.
- BF bersilangan dg AD, EH, CD, GH
B. Kedudukan Garis terhadap Bidang
a. Garis terletak pada bidang
- AB terletak pd bdg ABCD
- BC, AC, BD, AD terletak pd bdg ABCD
- BF, BG, BC, FC terletak pd bdg BCFG
b. Garis menembus bidang
Adalah bila garis dan bidang itu hanya mempunyai satu titik tembus (titik persekutuan)
- AE menembus bidang ABCD di titik A
- BF, CG, DH, AG menembus bidang ABCD
c. Garis sejajar dengan bidang
Adalah bila garis g sejajar dengan garis yang terletak pada bidang W.
- AB sejajar dengan CDHG
- EF, FG, GH, EH, EG, HF sejajar dengan bidang ABCD
0 Response to "KEDUDUKAN TITIK, GARIS, BIDANG "
Post a Comment