Al Khairan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) | Al Khairan 286775737 -->

Iklan

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)


Lembar kerja peserta didik (LKPD) awalnya dikenal dengan sebutan Lembar Kerja Siswa (LKS). Lembar kerja peserta didik merupakan salah satu bentuk panduan belajar digunakan dalam pembelajaran yang berfungsi sebagai panduan belajar peserta didik dan memudahkan peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar mengajar (Hairudin, 2016).

LKPD menurut Lestari (2006) sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan dapat dimanfaatkan pada tahap penanaman konsep (menyampaikan konsep baru) atau pada tahap pemahaman konsep (tahap lanjutan dari penanaman konsep), karena LKPD dirancang untuk membimbing peserta didik dalam mempelajari topik. LKPD merupakan pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum 2013. Kegiatan dalam LKPD tersebut berisi kegiatan ilmiah (berorientasi proses sains). Melalui kegiatan ilmiah sejumlah keterampilan dapat dilatihkan atau dipelajari peserta didik. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang menekankan  pada  pendekatan  ilmiah (Scientific) peserta didik untuk belajar secara aktif melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba atau mengumpulkan data, mengasosiasikan atau menalar dan mengkomunikasikan (Asnaini, 2016).

1. Fungsi dan manfaat LKPD

Menurut Haqsari (2014) fungsi dan manfaat LKPD sebagai berikut :
  1. Mengarahkan pengajaran atau memperkenalkan suatu kegiatan secara kongkret.
  2. Mempercepat proses pengajaran.
  3. Mengetahui materi yang dikuasai peserta didik. 
  4. Mengoptimalkan refrensi belajar mengajar.
  5. Membangkitkan minat dan motivasi peserta didik.
  6. Mempermudah penyelesian tugas perorangan atau kelompok.
  7. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah.

2.  Tujuan penyusunan LKPD

Tujuan penyusunan LKPD dalam hal ini, paling tidak ada empat poin yang menjadi tujuan penyusunan LKPD, yaitu (Prastowo, 2011: 206):
  1. Menyajikan bahan ajar yang memudahkan peserta didik untuk berinteraksi dengan materi yang diberikan.
  2. Menyajikan tugas-tugas yang meningkatkan penguasaan peserta didik terhadap materi yang diberikan.
  3. Melatih kemandirian belajar peseta didik dan
  4. Memudahkan pendidik dalam memberikan tigas kepada peserta didik.

3. Langkah-Langkah Pembuatan LKPD

Langkah-langkah untuk mengembangkan LKPD dapat dilakukan sebagai berikut (Poppy, 2009):
  1. Mengkaji materi yang akan dipelajari peserta didik yaitu KD dan Indikator belajar.
  2. Mengidentifikasi jenis keterampilan proses yang akan dikembangkan pada saat pembelajaran.
  3. Menentukan bentuk LKPD sesuai dengan materi yang akan dipelejari.
  4. Merancang kegiatan yang akan ditampilkan pada lembar LKPD sesuai dengan keterampilan proses yang akan dikembangkan.
  5. Mengubah rancangan menjadi LKPD dengan tata letak yang menarik, muda dibaca dan digunakan.
  6. Menguji coba LKPD apakah sudah dapat digunakan peserta didik untuk melihat kekurangan dari LKPD.
  7. Merevisi kembali LKPD.
LKPD ini memiliki komponen-komponen penyusunan yang meliputi (Prastowo, 2015): 
  1. Judul LKPD
  2. Petunjuk belajar
  3. Kompetensi yang akan dicapai
  4. Informasi pendukung
  5. Tugas-tugas dan langkah kerja
  6. Penilaian 

4. Macam-Macam  LKPD

Menurut Trianto (2009: 222) lembar kerja peserta didik (LKPD) dapat berupa panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen atau demonstrasi. Trianto (2009: 223) menambahkan bahwa LKPD memuat sekumpulan kegiatan mendasar yang harus dilakukan oleh peserta didik untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya pembentukan kemampuan dasar sesuai indikator pencapaian hasil belajar yang harus ditempuh.

Menurut Prastowo (2015) jika dilihat dari segi tujuan disusunnya LKPD, maka LKPD dapat dibagi menjadi lima macam bentuk yaitu: 
  1. LKPD yang membantu peserta didik menemukan suatu konsep 
  2. LKPD yang membantu peserta didik menerapkan dan mengintegrasikan berbagai konsep yang telah ditemukan 
  3. LKPD yang berfungsi sebagai penuntun belajar 
  4. LKPD yang berfungsi sebagai penguatan 
  5. LKPD yang berfungsi sebagai petunjuk praktikum. 

5. Prosedur Pengembangan LKPD

Ada 4 langkah dalam mengembangkan LKPD yaitu sebagai berikut (Ango, 2013).
a. Penentuan Tujuan Instruksional
Penentuan tujuan mestinya dimulai dengan melakukan analisis peserta didik, yaitu mengenali siapa peserta didik kita, perilaku awal dan karakteristik awal yang dimiliki peserta didik. Berdasarkan analisis ini akan diperoleh peta tentang kompetensi yang telah dan akan dicapai peserta didik, baik kompetensi umum maupun kompetensi khusus. Kedua kompetensi ini jika dirumuskan kembali dengan kaidah-kaidah yang berlaku, akan menjadi tujuan pembelajaran umum dan tujuan pembelajaran khusus. Tujuan pembelajaran ditulis untuk menunjukkan apa  yang  harus mampu dilakukan oleh seorang peserta didik yang berhasil belajar dengan baik, atau kompetensi yang akan dicapai peserta didik setelah melalui proses belajar.

b. Pengumpulan Materi 
Tentukan materi dan tugas yang akan dimuat dalam lembar kerja peserta didik dan pastikan pilihan ini sejalan dengan tujuan instruksional. Kumpulkan bahan atau materi dan membuat rincian tugas yang harus dilaksanakan peserta didik. Bahan yang akan dimuat dalam lembar kerja peserta didik dapat dikembangkan sendiri atau memanfaatkan materi yang sudah tersedia.

c. Penyusunan Elemen
Elemen  lembar  kerja  peserta didik  setidaknya  ada  unsur  materi, tugas dan latihan.

d. Cek dan Penyempurnaan
Dalam membuat lembar kerja peserta didik agar tepat dan akurat. maka harus dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1). Susunan Kalimat dan kata-kata diutamakan:
  • Sederhana dan mudah dimengerti.
  • Singkat dan jelas.
  • Istilah baru hendaknya diperkenalkan terlebih dahulu.
2). Gambar dan ilustrasi hendaknya dapat:
  • Membantu peserta didik memahami materi.
  • Menunjukkan cara dalam menyusun sebuah pengertian.
  • Membantu peserta didik berpikir kritis.
  • Menentukan variabel yang akan dipecahkan dalam kegiatan pembelajaran. 
3). Tata letak hendaknya:
  • Membantu peserta didik memahami materi dengan menunjukkan urutan kegiatan secara logis dan sistematis.
  • Menunjukkan bagian-bagian yang sudah diikuti dari awal hingga akhir.
  • Desain harus menarik.

Silahkan berlangganan al khairan dengan e-mail secara gratis:

0 Response to "Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)"

Post a Comment