Al Khairan PENEBAR SYUBHAT AGAMA | Al Khairan 286775737 -->

Iklan

PENEBAR SYUBHAT AGAMA


Dari Saaib bin Yazid Radhiyallahu 'anhu, beliau mengatakan: "Ketika Umar bin Khattab Radhiyallahu 'anhu datang, lalu dikatakan kepadanya: 'Wahai Amirul Mukminin, kami menemui seseorang (yaitu Shabiigh bin 'Islin At-Tamimi) yang bertanya-tanya tentang penafsiran Al-Quran (menyebarkan keraguan)'. Maka Umar berkata: 'Ya Allah, pertemukanlah aku dengannya'. Suatu hari, ketika Umar sedang duduk memberi makan siang kepada orang-orang, tiba-tiba orang tersebut datang dengan memakai pakaiannya. Dia ikut makan siang, dan setelah itu dia berkata: 'Wahai Amirul Mukminin:

وَٱلذَّٰرِيَٰتِ ذَرْوًا فَٱلْحَٰمِلَٰتِ وِقْرًا

Imam Ibnu Baththah rahimahullahu menyatakan bahwa Shabiigh telah mendapatkan manfaat dari pengasingan yang dilakukan oleh Umar. Ketika kelompok Khawarij memberontak pada masa Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu 'anhu, mereka mengajak Shabiigh untuk bergabung dengan mereka. Namun, Shabiigh menolak dengan berkata, "Aku tidak akan ikut dengan kalian, karena Allah telah memberikan manfaat kepadaku melalui pelajaran berharga dari seorang hamba yang shalih, yaitu Umar bin Khattab Radhiyallahu'anhu." Dahulu, Umar mencambuknya hingga darah mengalir di wajahnya, kakinya, atau telapak kakinya. Shabiigh menjadi contoh dan perumpamaan bagi mereka yang bertanya dengan cara yang nyeleneh (menebar syubhat).

[*] Al-Ibanah Al-Kubra 1/415 no. 330 oleh Imam Ibnu Baththah Al-Ukbari rahimahullahu dengan tahqiq Syaikh Ridha bin Na'saan Mu'thi.
[] Al-Ibanah Al-Kubra 1/417 no. 332.

Silahkan berlangganan al khairan dengan e-mail secara gratis:

0 Response to "PENEBAR SYUBHAT AGAMA"

Post a Comment