
وَٱلذَّٰرِيَٰتِ ذَرْوًا فَٱلْحَٰمِلَٰتِ وِقْرًا
Imam Ibnu Baththah rahimahullahu menyatakan bahwa Shabiigh telah mendapatkan manfaat dari pengasingan yang dilakukan oleh Umar. Ketika kelompok Khawarij memberontak pada masa Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu 'anhu, mereka mengajak Shabiigh untuk bergabung dengan mereka. Namun, Shabiigh menolak dengan berkata, "Aku tidak akan ikut dengan kalian, karena Allah telah memberikan manfaat kepadaku melalui pelajaran berharga dari seorang hamba yang shalih, yaitu Umar bin Khattab Radhiyallahu'anhu." Dahulu, Umar mencambuknya hingga darah mengalir di wajahnya, kakinya, atau telapak kakinya. Shabiigh menjadi contoh dan perumpamaan bagi mereka yang bertanya dengan cara yang nyeleneh (menebar syubhat).
[*] Al-Ibanah Al-Kubra 1/415 no. 330 oleh Imam Ibnu Baththah Al-Ukbari rahimahullahu dengan tahqiq Syaikh Ridha bin Na'saan Mu'thi.
[] Al-Ibanah Al-Kubra 1/417 no. 332.
0 Response to "PENEBAR SYUBHAT AGAMA"
Post a Comment