Aku tak pernah menyangka mencintaimu, walaupun untuk sekejap.
Namun yang terjadi adalah alur nasib yang terbalik.
Aku mencintaimu sejak kali pertama, sapa lembutmu yang terucap.
Kedip matamu yang sayu.
Tanpa kusadari, aku telah jatuh cinta padamu sejak lama.
Terpenjara dengan cinta yang satu.
Kubela tanpa harus aku bertanya.
Berjuang tampa harus berpikir.
Bukankah cinta memang tak pernah butuh alasan, meski cuma satu huruf ?.
Terpenjara dengan cinta yang satu.
Kubela tanpa harus aku bertanya.
Berjuang tampa harus berpikir.
Bukankah cinta memang tak pernah butuh alasan, meski cuma satu huruf ?.
Sepertinya iya…!
***
Terjerat rindu yang menyebut namamu di setiap hembusan nafas.
***
Terjerat rindu yang menyebut namamu di setiap hembusan nafas.
Maya ataukah nyata, setidaknya kukira inilah cinta.
Dan akupun Berharap
***
Kuterka rencana hati yang tak terduga.
***
Kuterka rencana hati yang tak terduga.
Mencari alasan untuk masuk dalam hatimu.
Masih jauhkah perjalanan yang harus kutempuh?
Beri aku tanda, meski hanya sebatas senyuman.
***
Kudapati lugu senyummu mengais tulus.
***
Kudapati lugu senyummu mengais tulus.
Setidaknya, ‘rindu’ yang teretas dari senja hingga dini,
mendakwa rasaku untuk kembali takluk padamu.
Aku menyerah.....
***
Getar itu tak jadi menepi.
***
Getar itu tak jadi menepi.
Kangen itu tak jadi meratapi basi.
Damba yang kupelihara di tepian asa,
ternyata menampilkan pesona indah malam ini,
berakhir
😭
***
Terusik kangen di setiap kedip mata.
Ada waktu menapak jejak bersama, telah memagut getarku tak bersisa,
***
Terusik kangen di setiap kedip mata.
Ada waktu menapak jejak bersama, telah memagut getarku tak bersisa,
sepertinya, aku telah tertinggal
***
Begitu bermaknanya sebuah kebersamaan,
***
Begitu bermaknanya sebuah kebersamaan,
hingga ku tak tahu lagi dengan apa kutepikan padamu,
walaupun sejenak saja.
Begitu menyesakkan dan menyisakan lirih seketika saat kubuka mata,
Begitu menyesakkan dan menyisakan lirih seketika saat kubuka mata,
dan saat aku tersadar,
kamu tak ada di dekatku hari ini.
Cinta ini begitu indahnya.
Cinta ini begitu indahnya.
Tapi hanyalah ilusi
😭!
***
Ini saatnya kuucapkan pengakuanku?!.
***
Ini saatnya kuucapkan pengakuanku?!.
Mendakwa satu rindu untukmu,
menepikan setiap inci logika menjadi cinta yang seia berdamai dengan palung jiwa.
Sepertinya, aku harus melakukannya!.
Bukan semata rindu yang menggerontangkan bejana asa,
tapi lebih karena tulus yang menasbihkannya.
Apa adanya, begitu saja!.
****
Aku pergi menjauh ataukah aku sudah tertinggal aku tak tau.
****
Aku pergi menjauh ataukah aku sudah tertinggal aku tak tau.
Yang aku tau saat bangunku kau tak ada bersamaku.
Kau..................
******
By: Al munir Sihotang
******
By: Al munir Sihotang

0 Response to "CINTA YANG SECUKUPNYA"
Post a Comment