
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan : SMA Negeri 9 Banda Aceh
Mata
Pelajaran : Matematika
Kelas/
Semester : X/1
Materi
Pokok : Barisan dan Deret
A. Tujuan
Pembelajaran:
Dengan pendekatan scientific melalui model pembelajaran Problem Based Learning, siswa
dapat :
1. Terlibat aktif dalam pembelajaran relasi
dan fungsi.
2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
4. Memprediksi pola barisan aritmatika
5. Menyajikan hasil menemukan pola barisan
aritmatika
B. Kompetensi
Dasar:
2.1 Memiliki motivasi internal,
kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa
percaya diri, dan
sikap toleransi dalam perbedaan strategi
berpikir dalam memilih
dan menerapkan strategi
menyelesaikan
masalah
3.8
Memprediksi pola barisan dan deret aitmatika dan geometri atau barisan lainnya
melalui pengamatan dan memberikan alasannya.
4.8 Menyajikan hasil menemukan pola barisan dan deret dan
penerapannya.dalam penyelesaian masalah sederhana.
C. Indikator
Pencapaian Kompetensi:
1. Terlibat aktif dalam pembelajaran relasi
dan fungsi.
2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
4. Memprediksi pola barisan aritmatika
5. Menyajikan hasil menemukan pola barisan
aritmatika
D. Materi
Pembelajaran:
BARISAN DAN DERET
1. Menemukan Pola Barisan dan Deret
2. Menemukan Konsep Barisan dan Deret
Aritmatika
a.
Barisan Aritmatika
b.
Deret aretmatika dan geometri
E. Model dan Metode
Pembelajaran:
Pendekatan Pembelajaran : Pendekatan
Saintifik (Scientific) :
Model Pembelajaran : Problem-Based Learning (PBL)
Metode
Pembelajaran : Expositori,
penemuan terbimbing, pemecahan masalah, tanya jawab
dan tugas
F. Media /
alat Pembelajaran:
1. Laptop
2. LCD proyektor
G. Sumber
Belajar:
1. Buku matematika pegangan siswa kelas
X, Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan Republik Indonesia 2013.
2. LKS
H. Langkah-Langkah
Pembelajaran:
Pertemuan I
Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Alokasi Waktu
|
Pendahuluan
|
1. Guru menjelaskan tentang pentingnya
memahami barisan dan deret aritmatika.
2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa
ingin tahu dan berpikir kritis, siswa diajak memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan
dan deret aritmatika dalam kehidupan sehari-hari
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yang ingin dicapai yaitu memprediksi, menyajikan dan menemukan pola barisan aritmatika.
4. Guru memberikan beberapa soal tentang
prasyarat untuk mempelajari barisan aritmatika, yatu materi fungsi.
|
|
Inti Fase 1
Fase 2
Fase 3
Fase 4
Fase 5
|
Orientasi siswa pada
masalah:
(a) Guru mengajukan masalah deret aretmatika yang tertera pada Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan bantuan IT (power point).
(b) Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan memahami masalah deret
aretmatika secara individu dan mengajukan hal-hal yang belum
dipahami terkait masalah yang disajikan.
(c) Jika
siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan
siswa lain untuk memberikan tanggapan.
(d) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang terdapat dari masalah deret
aretmatika tersebut secara teliti dengan menggunakan bahasa
sendiri.
Mengorganisasikan siswa
belajar
(a) Guru meminta siswa membentuk kelompok heterogen (kemampuan, gender,
budaya, maupun agama) sesuai pembagian kelompok yang telah direncanakan oleh guru.
(b) Guru membagikan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berisikan masalah dan langkah-langkah pemecahan serta meminta
siswa berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah.
(c) Guru mengawasi siswa bekerja, mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya
hal-hal yang belum dipahami.
(d) Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan kesulitan yang
dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.
(e) Meminta siswa bekerja sama untuk menghimpun berbagai konsep dan aturan
matematika yang sudah dipelajari serta memikirkan secara cermat strategi
pemecahan yang berguna untuk pemecahan masalah.
(f) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Membimbing penyelidikan
individu dan kelompok.
(a) Meminta siswa melihat hubungan-hubungan berdasarkan informasi yang
diperoleh
(b) Guru meminta siswa bereksperimen
dengan media yang disediakan untuk
menyelesaikan masalah yang ada dalam lembar kegiatan siswa.
(c) Guru meminta siswa mendiskusikan cara yang digunakan untuk menemukan
semua kemungkinan dari masalah yang ada dalam lembar kegiatan
siswa.
Mengembangkan dan menyajikan
hasil karya
(a) Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi kelompok tentang
materi deret aretmatika secara rapi, rinci, dan
sistematis.
(b) Guru mengawasi siswa bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi bantuan,
bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan perwakilan kelompok secara musyawarah
untuk mempresentasikan
laporan di depan kelas.
Menganalisa dan mengevaluasi
proses pemecahan masalah.
(a) Guru meminta semua kelompok bermusyawarah untuk menentukan satu
kelompok yang mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya di depan
kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat waktu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok penyaji untuk
memberikan penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok lain untuk
memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban kelompok penyaji serta
masukan dari siswa yang lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
(e) Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain yang mempunyai jawaban berbeda
dari kelompok penyaji pertama untuk mengkomunikasikan hasil diskusi
kelompoknya secara runtun, sistematis,
santun, dan hemat waktu. Apabila ada lebih dari satu kelompok, maka guru
meminta siswa bermusyawarah menentukan urutan penyajian.
(f) Guru
mengumpulkan semua hasuil diskusi tiap kelompok.
(g) Dengan
tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai
permasalahan tersebut.
|
|
Penutup
|
1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana
langkah-langkah untuk menentukan rumus umum suku ke-n dari
barisan aritmatika.
2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru menayangkan apa yang telah
dipelajari dan disimpulkan mengenai langkah-langkah untuk menentukan rumus
umum suku ke-n dari barisan aritmatika.
3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai barisan
aritmatika.
4. Guru
mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.
|
Pertemuan ke II
Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Alokasi Waktu
|
Pendahuluan
|
1. Guru
memberikan gambaran tentang pentingnya memahami barisan dan deret geometri.
2. Guru
menghubungkan materi deret geometri dengan materi sebelumnya yaitu materi
deret aretmatika
3. Guru
memberikan beberapa soal yang sesuia dengan kehidupan sehari-hari
|
|
Inti
Fase 1
Fase 2
Fase 3
Fase 4
Fase 5
|
Orientasi siswa pada
masalah:
(a) Guru mengajukan masalah yang tertera pada Lembar Kegiatan Siswa (LKS)
(b) Guru meminta siswa mengamati dan memahami masalah deret
geometri, dan meminta siswa untuk saling berdiskusi masalh yang belum
diketahui.
(c) Guru memberikan bantuan secara klasikal melalui pemberian scaffolding.
(d) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang terdapat dari masalah deret
geometri tersebut secara teliti dengan menggunakan bahasa
sendiri.
Mengorganisasikan siswa
belajar
(a) Guru meminta siswa membentuk kelompok heterogen sesuai pembagian
kelompok yang telah direncanakan.
(b) Guru membagikan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berisikan masalah derte geometri dan langkah-langkah pemecahan masalah.
(c) Guru mengamati siswa bekerja, mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya
hal-hal
deret geometri yang belum dipahami.
(d) Guru memberi bantuan berkaitan kesulitan yang dialami siswa dalam
materi deret geometri secara individu, kelompok, atau klasikal.
(e) Meminta siswa bekerja sama untuk menghimpun berbagai konsep dan aturan
matematika yang sudah dipelajari serta memikirkan secara cermat strategi
pemecahan yang berguna untuk pemecahan masalah deret geometri.
(f) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Membimbing penyelidikan
individu dan kelompok.
(a) Meminta siswa melihat hubungan-hubungan berdasarkan informasi derte
geometri dengan kehidupan sehari-hari
(b) Guru meminta siswa melakukan eksperimen dengan media yang
disediakan untuk menyelesaikan masalah yang
ada dalam lembar kegiatan siswa..
(c) Guru meminta siswa mendiskusikan cara yang digunakan untuk menemukan
semua kemungkinan dari masalah yang ada dalam lembar kegiatan
siswa. Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru memberi scaffolding
dengan mengingatkan siswa mengenai cara mereka menentukan penyelesaiannya.
Mengembangkan dan menyajikan
hasil karya
(a) Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi kelompok secara
rapi, rinci, dan sistematis tentang deret geometri.
(b) Guru mengamati
dan mencermati siswa bekerja menyusun laporan hasil
diskusi, dan memberi bantuan, bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan perwakilan kelompok secara musyawarah
untuk menyajikan (mempresentasikan) laporan di depan kelas.
Menganalisa dan mengevaluasi
proses pemecahan masalah.
(a) Guru meminta semua kelompok untuk menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas secara runtu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok penyaji untuk
memberikan penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok lain untuk
memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok penyaji.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban kelompok penyaji serta
masukan dari siswa yang lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
(e)Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain yang mempunyai jawaban
berbeda dari kelompok penyaji untuk mengkomunikasikan hasil diskusi
kelompoknya. Apabila ada lebih dari satu kelompok, maka guru meminta siswa
bermusyawarah menentukan urutan penyajian.
(f) Guru
mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok.
(g)Dengan
tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai permasalahan
tersebut.
|
|
Penutup
|
1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana
langkah-langkah untuk menentukan rumus umum suku ke-n dari deret
geometri.
2. Dengan bantuan komputer, guru menayangkan apa yang telah dipelajari
dan disimpulkan mengenai langkah- untuk langkah menentukan rumus umum suku ke-n dari deret geometri.
3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai deret aretmatika.
4. Guru
mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.
|
I. Penilaian
Hasil Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian:
pengamatan, tes tertulis
2. Prosedur Penilaian:
No
|
Aspek yang dinilai
|
Teknik Penilaian
|
Waktu Penilaian
|
1.
|
Sikap
a. Terlibat
aktif dalam pembelajaran trigonometri.
b. Bekerjasama
dalam kegiatan kelompok.
c.Toleran
terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
|
Pengamatan
|
Selama
pembelajaran dan saat diskusi
|
2.
|
Pengetahuan
a.Memprediksi
pola barisan aritmatika
b. Menyejikan
hasil menemukan pola barisan aritmatika.
|
Pengamatan dan tes
|
Penyelesaian tugas individu dan kelompok
|
3.
|
Keterampilan
a. Terampil
menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan dengan
barisan
|
Pengamatan
|
Penyelesaian
tugas (baik individu maupun kelompok) dan saat diskusi
|
J. Instrumen
Penilaian
- Tes Tertulis
0 Response to "Contoh RPP Barisan dan deret kurikulum 2013"
Post a Comment