Al Khairan Contoh RPP Barisan dan deret kurikulum 2013 | Al Khairan 286775737 -->

Iklan

Contoh RPP Barisan dan deret kurikulum 2013


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan   : SMA Negeri 9 Banda Aceh
Mata Pelajaran         : Matematika
Kelas/ Semester         : X/1
Materi Pokok            : Barisan dan Deret
Alokasi Waktu          : 5 jam pelajaran (2 Pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran:
Dengan pendekatan scientific melalui model pembelajaran Problem Based Learning, siswa dapat :
1. Terlibat aktif dalam pembelajaran relasi dan fungsi.
2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
4. Memprediksi pola barisan aritmatika
5. Menyajikan hasil menemukan pola barisan aritmatika

B. Kompetensi Dasar:
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah
3.8 Memprediksi pola barisan dan deret aitmatika dan geometri atau barisan lainnya melalui pengamatan dan memberikan alasannya.
4.8 Menyajikan hasil menemukan pola barisan dan deret dan penerapannya.dalam penyelesaian masalah sederhana.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:
1. Terlibat aktif dalam pembelajaran relasi dan fungsi.
2Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
4. Memprediksi pola barisan aritmatika
5. Menyajikan hasil menemukan pola barisan aritmatika

D. Materi Pembelajaran:
BARISAN DAN DERET
1. Menemukan Pola Barisan dan Deret
2. Menemukan Konsep Barisan dan Deret Aritmatika
a. Barisan Aritmatika
b. Deret aretmatika dan geometri
     
E. Model dan Metode Pembelajaran:
Pendekatan  Pembelajaran : Pendekatan Saintifik (Scientific)                      :
Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL)
Metode Pembelajaran : Expositori, penemuan terbimbing, pemecahan masalah, tanya jawab dan tugas
  
F. Media / alat Pembelajaran:
1. Laptop
2. LCD proyektor

G. Sumber Belajar:
1. Buku matematika pegangan siswa kelas X, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2013.
2. LKS

H. Langkah-Langkah Pembelajaran:
Pertemuan I
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1. Guru menjelaskan tentang pentingnya memahami barisan dan deret aritmatika.
2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan berpikir kritis, siswa diajak memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret aritmatika dalam kehidupan sehari-hari
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai yaitu memprediksi, menyajikan dan menemukan pola barisan aritmatika.
4. Guru memberikan beberapa soal tentang prasyarat untuk mempelajari barisan aritmatika, yatu materi fungsi.

Inti Fase 1













Fase 2





















Fase 3










Fase 4









Fase 5
Orientasi siswa pada masalah:
(a) Guru mengajukan masalah deret aretmatika yang tertera pada Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan bantuan IT (power point).
(b) Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan memahami masalah deret aretmatika secara individu dan mengajukan hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang disajikan.
(c) Jika siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan.
(d) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang terdapat dari masalah deret aretmatika tersebut secara teliti dengan menggunakan bahasa sendiri.

Mengorganisasikan siswa belajar
(a) Guru meminta siswa membentuk kelompok heterogen (kemampuan, gender, budaya, maupun agama) sesuai pembagian kelompok  yang telah direncanakan oleh guru.
(b) Guru membagikan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berisikan masalah dan langkah-langkah pemecahan serta meminta siswa berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah.
(c) Guru mengawasi siswa bekerja, mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
(d) Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan kesulitan yang dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.
(e) Meminta siswa bekerja sama untuk menghimpun berbagai konsep dan aturan matematika yang sudah dipelajari serta memikirkan secara cermat strategi pemecahan yang berguna untuk pemecahan masalah.
(f) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.

Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
(a) Meminta siswa melihat hubungan-hubungan berdasarkan informasi yang diperoleh
(b) Guru meminta siswa bereksperimen dengan media yang disediakan  untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam lembar kegiatan siswa.
(c) Guru meminta siswa mendiskusikan cara yang digunakan untuk menemukan semua kemungkinan dari masalah yang ada dalam lembar kegiatan siswa.

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
(a) Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi kelompok tentang materi deret aretmatika secara rapi, rinci, dan sistematis.
(b) Guru mengawasi siswa bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi bantuan, bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan perwakilan kelompok secara musyawarah untuk mempresentasikan laporan di depan kelas.

Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
(a) Guru meminta semua kelompok bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat waktu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang disampaikan siswa sudah benar.
(e) Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain yang mempunyai jawaban berbeda dari kelompok penyaji pertama untuk mengkomunikasikan hasil diskusi kelompoknya secara  runtun, sistematis, santun, dan hemat waktu. Apabila ada lebih dari satu kelompok, maka guru meminta siswa bermusyawarah menentukan urutan penyajian.
(f) Guru mengumpulkan semua hasuil diskusi tiap kelompok.
(g) Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai permasalahan tersebut.

Penutup
1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana langkah-langkah untuk menentukan rumus umum suku ke-n dari barisan aritmatika.
2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai langkah-langkah untuk  menentukan rumus umum suku ke-n dari barisan aritmatika.
3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai barisan aritmatika.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.


Pertemuan ke II
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami barisan dan deret geometri.
2. Guru menghubungkan materi deret geometri dengan materi sebelumnya yaitu materi deret aretmatika
3. Guru memberikan beberapa soal yang sesuia dengan kehidupan sehari-hari

Inti
Fase 1










Fase 2



















Fase 3













Fase 4










Fase 5
Orientasi siswa pada masalah:
(a) Guru mengajukan masalah yang tertera pada Lembar Kegiatan Siswa (LKS)
(b) Guru meminta siswa mengamati dan memahami masalah deret geometri, dan meminta siswa untuk saling berdiskusi masalh yang belum diketahui.
(c) Guru memberikan bantuan secara klasikal melalui pemberian scaffolding.
(d)   Guru meminta siswa menuliskan informasi yang terdapat dari masalah deret geometri tersebut secara teliti dengan menggunakan bahasa sendiri.

Mengorganisasikan siswa belajar
(a) Guru meminta siswa membentuk kelompok heterogen sesuai pembagian kelompok  yang telah direncanakan.
(b) Guru membagikan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berisikan masalah derte geometri dan langkah-langkah pemecahan masalah.
(c) Guru mengamati siswa bekerja, mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal deret geometri yang belum dipahami.
(d) Guru memberi bantuan berkaitan kesulitan yang dialami siswa dalam materi deret geometri secara individu, kelompok, atau klasikal.
(e) Meminta siswa bekerja sama untuk menghimpun berbagai konsep dan aturan matematika yang sudah dipelajari serta memikirkan secara cermat strategi pemecahan yang berguna untuk pemecahan masalah deret geometri.
(f) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.

Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
(a) Meminta siswa melihat hubungan-hubungan berdasarkan informasi derte geometri dengan kehidupan sehari-hari
(b) Guru meminta siswa melakukan eksperimen dengan media yang disediakan  untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam lembar kegiatan siswa..
(c) Guru meminta siswa mendiskusikan cara yang digunakan untuk menemukan semua kemungkinan dari masalah yang ada dalam lembar kegiatan siswa. Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru memberi scaffolding dengan mengingatkan siswa mengenai cara mereka menentukan penyelesaiannya.

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
(a)    Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan sistematis tentang deret geometri.
(b) Guru mengamati dan mencermati siswa bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi bantuan, bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan perwakilan kelompok secara musyawarah untuk menyajikan (mempresentasikan) laporan di depan kelas.

Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
(a) Guru meminta semua kelompok untuk menentukan satu kelompok yang mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas secara runtu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok penyaji.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang disampaikan siswa sudah benar.
(e)Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain yang mempunyai jawaban berbeda dari kelompok penyaji untuk mengkomunikasikan hasil diskusi kelompoknya. Apabila ada lebih dari satu kelompok, maka guru meminta siswa bermusyawarah menentukan urutan penyajian.
(f) Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok.
(g)Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai permasalahan tersebut.

Penutup
1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana langkah-langkah untuk menentukan rumus umum suku ke-n dari deret geometri.
2. Dengan bantuan komputer, guru menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai langkah- untuk langkah menentukan rumus umum suku ke-n dari deret geometri.
3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai deret aretmatika.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.


I.  Penilaian Hasil Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian: pengamatan, tes tertulis
2.      Prosedur Penilaian:

No
Aspek yang dinilai
Teknik Penilaian
Waktu Penilaian
1.
Sikap
a. Terlibat aktif dalam pembelajaran trigonometri.
b. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
c.Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
Pengamatan
Selama pembelajaran dan saat diskusi
2.
Pengetahuan
a.Memprediksi pola barisan aritmatika
b. Menyejikan hasil menemukan pola barisan aritmatika.
Pengamatan dan tes
Penyelesaian tugas individu dan kelompok
3.

Keterampilan
a. Terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan dengan barisan
Pengamatan
Penyelesaian tugas (baik individu maupun kelompok) dan saat diskusi

J. Instrumen Penilaian 
- Tes Tertulis

Silahkan berlangganan al khairan dengan e-mail secara gratis:

0 Response to "Contoh RPP Barisan dan deret kurikulum 2013"

Post a Comment