Al Khairan Buah dan Morfologinya | Al Khairan 286775737 -->

Iklan

Buah dan Morfologinya

Bunga merupakan organ penting bagi tumbuhan, khususnya Angiospermae bunga merupakan alat reproduksi dan berperan dalam pewarisan sifat. 

Fungsi bunga didukung oleh struktur alat reproduksi yang ada pada bunga, yaitu benang sari (stamen) dan putik (pistil). Benang sari merupakan seperangkat alat reproduksi jantan yang terdiri atas bagian tangkai sari (filamen), kepala sari (anther), dan serbuk sari (pollen). Putik merupakan alat reproduksi betina yang terdiri atas bagian-bagian tangkai putik (stile), kepala putik (stigma), dan bakal buah (ovary). Serbuk sari (pollen) merupakan sekumpulan sel-sel kelamin (gamet) jantan yang akan membuahi gamet betina di bakal buah. Bakal sel gamet jantan akan mengalami pematangan dengan melakukan pembelahan sel membentuk dua sel aktif serbuk sari. Saat terjadi penyerbukan, yaitu menempelnya serbuk sari ke kepala putik, dua sel tersebut akan menjadi inti vegetatif dan inti generatif. Inti vegetatif yang ada di bawah inti generatif membuat saluran untuk inti generatif menuju kantung bakal buah. Di dalam kantung bakal buah, satu bakal gamet betina akan membelah membentuk sel telur dan sel bakal endosperma. Saat inti vegetatif dan inti generatif mencapai kantung bakal buah, inti vegetatif akan membuahi sel bakal endosperma. Inti generatif akan membuahi sel telur membentuk embrio. Embrio bersama endosperma akan berkembang menjadi biji sebagai calon individu baru.

Dalam pandangan botani, buah adalah organ pada tumbuhan berbunga. Pada banyak species tumbuhan, yang disebut buah mencakup bakal buah yang telah berkembang lanjut beserta dengan jaringan yang mengelilinginya. Bagi tumbuhan berbunga, buah adalah alat untuk menyebar luaskan biji-bijinya; adanya biji di dalam dapat mengindikasikan bahwa organ tersebut adalah buah, meski ada pula biji yang tidak berasal dari buah. Dalam batasan tersebut, variasi buah bisa sangat besar, mencakup buah mangga, buah apel, buah tomat, cabai, dan lain-lain. Namun juga bulir (kariopsis) padi, 'biji' (juga merupakan bulir) jagung, 'biji' bunga-matahari, 'biji' lada, atau polong kacang tanah. Sementara, dengan batasan ini, buah jambu monyet atau buah nangka tidak termasuk buah sejati (Ashari, 2004).

Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan. Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas. Karena buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati. Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hingga terpena dan terpenoid. Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi (Ashari, 2004).

Berdasarakan uraian di atas, maka perlu dilakukan praktikum tentang buah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bermacam-macam bentuk dan bagian-bagian yang terdapat di dalam buah.

 B. Tujuan Praktikum 

  1. Untuk mengetahui secara jelas morfologi dari buah tumbuhan
  2. Untuk memahami manfaat dan kegunaan mempelajari morfologi buah tumbuhan
  3. Untuk menjelaskan pentingnya memahami morfologi buah tumbuhan

C. Manfaat Praktikum

Manfaat yang dapat diperoleh dari praktikum ini adalah sebagai berikut.

  1. Membantu mahasiswa (praktikan) dalam upaya memahami karakateristik buah serta bagian-bagiannya
  2. Sebagai bentuk realisasi dari program-program praktikum morfologi buah Tumbuhan yang telah dirumuskan oleh pihak Laboratorium Prodi Biologi.
  3. Memberikan informasi mengenai jenis-jenis buah tumbuhan kepada masyarakat

BAB BUAH

I. Tujuan

Tujuan praktikum tentang buah adalah mengenal macam-macam buah

 II. Dasar Teori

2.1. BUAH

Buah pada tumbuhan umumnya dapat dibedakan dalam dua golongan, yaitu:

1. Buah semu atau buah tertutup, yaitu buah terbentuk dari bakal buah beserta bagian-bagian lain bunga, yang malahan menjadi bagian utama buah ini (lebih besar, lebih menarik perhatian, dan seringkali merupakan bagian buah yang bermanfaat, dapat dimakan), sedang buah yang sesungguhnya kadang-kadang tersembunyi.

2. Buah sungguh/sejati atau buah telanjang, yang selalu terjadi dari bakal buah, dan jika ada bagian bunga lainnya yang masih tinggal bagian ini tidak merupakan bagian buah yang sebenarnya.

 

2.2. Penggolongan Buah Semu.

Buah semu dapat dibedakan atas :

1. Buah Semu Tunggal, yaitu buah terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Pada buah ini selain bakal buah ada bagian lain bunga yang ikut membentuk buah, misalnya tangkai bunga, pada buah jambu monyet dan kelopak bunga pada buah ciplukan.

2. Buah Semu Ganda, jika pada satu bunga terdapat lebih dari satu bakal buah yang bebas satu sama lain, dan kemudian masing-masing dapat tumbuh menjadi buah, tetapi di samping itu ada bagian lain pada bunga itu yang ikut tumbuh, dan merupakan bagian buah yang mencolok (dan seringkali yang berguna), misalnya pada buah arbe (Fragraria vesca L.)

3. Buah Semu Majemuk, ialah buah semu yang terjadi dari bunga majemuk, tetapi seluruhnya dari luar tampak seperti satu buah saja, misalnya buah nangka (Artocarpus integra Merr.), dan keluwih (Artocarpus communis Forst.), yang terjadi dari ibu tangkai bunga yang tebal dan berdaging, beserta daun-daun tenda bunga yang pada ujungnya berlekatan satu sama lain, hingga merupakan kulit buah semu ini.

2.2.1. Penggolongan Buah Sejati (Buah Sungguh).

Buah sejati pertama-tama dibedakan terlebih dahulu dalam 3 golongan, yaitu:

1. buah sejati tunggal, ialah buah sejati yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah saja. Buah ini dapat berisi satu biji atau lebih, dapat pula tersusun dari satu atau banyak daun buah dengan satu atau banyak ruangan, misalnya :

a. buah mangga (Mangifera indica L.), mempunyai satu ruang dengan satu biji

b. buah pepaya (Carica papaya L.), terjadi dari beberapa daun buah dengan satu ruang dan banyak biji,

c. buah durian (Durio zibethinus Murr.), yang terdiri atas beberapa daun buah, mempunyai beberapa ruang, dalam tiap ruangnya terdapat beberapa biji.

2. buah sejati ganda, terjadi dari satu bunga dengan beberapa bakal buah yang bebas satu sama lain, dan masing-masing bakal buah menjadi satu buah, misalnya pada cempaka (Michelia champaka Bail.).

3. buah sejati majemuk, yaitu buah yang berasal dari suatu bunga majemuk, yang masing-masing bunganya mendukung satu bakal buah, tetapi setelah menjadi buah tetap berkumpul, sehingga seluruhnya tampak seperti buah saja, misalnya pada pandan (Pandanus tectorius Sol.)

Buah Sejati Tunggal.

Buah sejati tunggal dapat dibedakan lagi dalam dua golongan, yaitu :

1. buah sejati tunggal yang kering (siccus), yaitu buah sejati tunggal yang bagian luarnya keras dan mengayu seperti kulit yang kering, misalnya buah kacang tanah (Arachis hypogoea L.), padi (Oryza sativa L.), dll. 

a. buah berbelah (schizocarpium): mempunyai 2 ruang atau lebih,setiap ruang berisi satu biji.berdasarkan jumlah ruang (jika pecah menjadi beberapa bagian buah) dibagi menjadi: 

b. buah kendaga (rhegma)

buah ini mempunyai sifat seperti buah berbelah, tetapi tiap bagian buah kemudian pecah lagi,sehingga biji dapat terlepas dari bijinya.

c. buah kotak, yaitu buah kering sejati tunggal yang mengandung banyak biji terdiri atas satu atau beberapa daun buah,jika masak lalu pecah,tetapi kulit buah yang pecah itu sampai lama melekat pada daun buah. 

2. buah sejati tunggal yang berdaging (carnosus), ialah jika dinding buahnya menjadi tebal berdaging. Dinding buah seringkali dengan jelas dapat dibedakan dalam tiga lapisan yaitu:

a. kulit luar (exocarpium atau epicarpium), lapisan tipis, tetapi kuat atau kaku seperti kulit dengan permukaan yang licin.

b. kulit tengah (mesocarpium) biasanya tebal berdaging atau berserabut, dan jika lapisan ini dapat dimakan, maka lapisan inilah yang dinamakan daging buah (sarcocarpium), misalnya pada mangga (Mangifera indica).

c. kulit dalam (endocarpium), yang berbatasan dengan ruang yang mengandung bijinya, cukup tebal dan keras misalnya pada kenari (Canarium commune L.), kelapa (Cococ nucifera L.).

2.2.3. Buah Sejati Ganda.

Buah sejati ganda adalah buah yang terjadi dari satu bunga dengan banyak bakal buah yang masing-masing bebas, dan kemudian tumbuh menjadi buah sejati, tetapi kesemuanya tetap berkumpul pada satu tangkai.

Menurut sifat masing-masing buah yang berkumpul tadi, buah sejati ganda dapat dibedakan dalam :

1. buah kurung ganda, misalnya pada mawar (Rosa hybrida Hort.), dalam badan yang berasal dari dasar bunganya yang berbentuk periuk terdapat banyak buah-buah kurung.

2. buah batu ganda. Pada jenis-jenis rubus (Rubus oir.). Bunganya mempunyai banyak bakal buah, yang kemudian masing-masing tumbuh menjadi buah batu.

3. buah bumbung ganda, berasal dari bunga dengan beberapa bakal buah yang masing-masing tumbuh menjadi buah bumbung, terdapat a.l. pada pohon cempaka (Michelia champaka L.).

4. buah buni ganda, seperti di atas, tetapi bakal buah berubah menjadi buah buni, misalnya srikaya (Annona squamosa L.).

2.2.4. Buah Sejati Majemuk.

Sama halnya dengan buah sejati ganda, buah sejati majemuk dapat dibedakan atas:

1. buah buni majemuk, jika bakal buah masing-masing bunga dalam bunga majemuk membentuk suatu buah buni, misalnya pada nenas (Ananas comosus Merr). Pada buah nenas pada pembentukan buah ikut pula mengambil bagian daun-daun pelindung dan daun-daun tenda bunga sehingga keseluruhannya nampak sebagai satu buah saja.

2. buah batu majemuk, misalnya terdapat pada pandan (Pandanus tectorius Sol). Pada pandan rangkaian bunga betinanya setelah mengalami penyerbukan, berubah menjadi buah batu majemuk, yang masih kelihatan sebelah luarnya. Bahwa kelompokan buah itu adalah kumpulan banyak buah.

3. buah kurung majemuk, misalnya pada bunga matahari (Helianthus annus L). Bunga tumbuhan ini terdiri atas bunga-bunga mandul di tepi dan bunga yang subur di tengah. Karena tiap bunga yang subur itu setelah penyerbukan pembuahan berubah menjadi sebuah buah kurung, maka seluruh bunga akan berubah menjadi suatu buah kurung majemuk

A. Bahan

1. Buah nenas

2. Buah jagung

3. Buah belimbing

4. Buah Mangga

5. Buah ciplukan

6. Buah pepaya

 B. Cara Kerja

1. Tulislah nama spesies dan familia dari objek yang diamati

1) Buah nenas
Kingdom : Plantae
Sub Kingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Bromeliales
Famili : Bromeliaceae
Genus : Ananas
Spesies : Ananas comosus (L.) Merr.

2) Buah jagung
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Divisi atau fillum : Angiospermae
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Zea
Spesies : Zea mays L.

3) Buah belimbing
Kingdom : Plantae
Sub kingdom : Tracheobionta
Super divisi : Spermatophyta
Divisi : Magniliopsyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub kelas : Rosidae
Ordo : Geraniales
Famili : Oxalidaceae
Genus : Averrhoa
Spesies : Averrhoa carambola L.

4) Buah Mangga
Kingdom : Plantae
Infra Kingdom : Streptophyta
Sub Kingdom : Viridiplantae
Divisi : Tracheophyta
Super Divisi : Embryophyta
Sub Divisi : Spermatophytina
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Sapindales
Super Ordo : Rosanae
Famili : Anacardiaceae
Genus: Mangifera L
Spesies: Mangifera Indica L

5) Buah ciplukan
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonnae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae
Marga : Physalis
Spesies : Physalis angulata L.

6) Buah pepaya
Kingdom : Plantae
Sub Kingdom : Viridiplantae
Infra kingdom : Streptophyta
Super Devisi : Embryophyta
Devisi : Tracheophyta
Sub Devisi : Spermatophytina
Kelas : Magnoliopsida
Super Ordo : Rosanae
Ordo : Brassicales
Famili : Caricaceae
Genus : Carica L
Spesies : Carica papaya L

 2. Gambarkan buah objek yang diamati lengkap dengan keterangan karakteristiknya (Jenis buah, dan lainnya

 LEMBAR KERJA

Buah

Keterangan

Nanas (Ananas comosus (L.) Merr)
Merupakan buah tunggal sejati
Bagian-bagian buah
1. Kulit buah
2. Daging buah
3. Biji
4. Daun pelindung


Jagung (Zea mays L.)
Merupakan Buah sejati majemuk
Bagian-bagian buah:
Stylus (rambut pelindung)
Braktea (daging buah)
Kernel (tangkai buah)
Kulit pelindung
Belimbing (Averrhoa carambola L)
Merupakan buah tunggal sejati
Bagian bagian buah:
1. Pada bagian luar terdapat kulit buah yang melindungi
2. Bagian dalam atau daging buah.
3. Pada bagian tengah terdapat mata buah dan biji.
Mangga (Mangifera Indica L)
Merupakan buah tunggal sejati
Bagian-bagian buah:
1. Kulit buah (exocarpium)
2. Daging buah (mesocarpium)
3. biji buah (endocarpium)
Ciplukan (Physalis angulata L)
Merupakan buah tunggal sejati
Ciri-ciri buah:
1. Putik gundul,
2. kepala putik berbentuk tombol,
3. bakal buah dua daun buah,
4. banyak bakal biji
Pepaya (Carica papaya L)
Merupakan buah tunggal sejati
Bagain-bagian buah pepaya
1. Kulit buah
2. Biji
3. Tangkai
4. Daging buah


DAFTAR PUSTAKA

Aryuliana, Diah, dkk. 2004. Biologi 1. Erlangga: jakarta
Campbell, R, M. 2000. BIOLOGY. Erlangga: Jakarta
Tjahjadi, 1988. SALAK. Kanisius: Yogyakarta.
Mikrajuddin. 2007. IPA Terpadu SMP. PT Erlangga: Jakarta
Yuniarsih. 1996. KEDELAI. Kanisius: Yogyakarta
Agustin, Uzi. 2013. http://uzi-agustin.blogspot.com/2013/10/laporan- praktikum morfologi-tumbuhan_5933.html. Diakses pada 06 Juli 2020.
Deptan. 2011. Tanaman Buah. Azka press. Mikrajuddin. 2007. IPA Terpadu SMP. PT Erlangga. Jakarta.
Hariana, Arif. 2010. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Penebar Swadaya. Depok.

Silahkan berlangganan al khairan dengan e-mail secara gratis:

0 Response to "Buah dan Morfologinya"

Post a Comment